Jumali Jum'at, 21 Agustus 2026 08:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Raul Fernandez akhirnya merasakan kemenangan pertamanya pada musim MotoGP 2026 setelah tampil dominan dalam balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone. Pembalap Trackhouse Aprilia itu menuntaskan lomba dengan keunggulan 2,5 detik atas Jorge Martin, hasil yang lahir dari strategi agresif sejak lap-lap awal yang sempat memunculkan keraguan dari banyak pihak.
Sejak lampu start padam, Fernandez langsung memimpin jalannya balapan. Alih-alih menerapkan pendekatan konservatif untuk menjaga kondisi ban belakang, pembalap asal Spanyol tersebut memilih mempertahankan ritme tinggi sejak awal lomba. Keputusan itu membuatnya mampu menciptakan jarak dengan para pesaingnya dalam waktu singkat.
Marco Bezzecchi yang sempat menjadi pesaing terdekat tidak mampu menjaga jarak dengan Fernandez. Dalam sembilan putaran pertama, pembalap Trackhouse Aprilia itu mencatat keunggulan rata-rata sekitar setengah detik per lap. Selisih waktu yang terus melebar bahkan sempat mencapai 4,460 detik sebelum posisi kedua berpindah ke tangan Jorge Martin.
Strategi yang Sempat Diragukan Justru Menjadi Pembeda
Kecepatan Fernandez pada fase awal balapan memunculkan dugaan bahwa ban belakang motornya akan mengalami penurunan performa lebih cepat dibandingkan rival-rivalnya. Prediksi tersebut muncul karena sebagian besar pembalap biasanya berusaha menjaga kondisi ban agar tetap kompetitif hingga putaran-putaran akhir.
Namun kondisi yang terjadi di Silverstone justru menunjukkan hal berbeda. Fernandez mampu mempertahankan konsistensi kecepatan hingga memasuki paruh kedua lomba. Tidak terlihat penurunan performa yang signifikan dari pembalap maupun motornya ketika para pesaing mulai berusaha memangkas selisih waktu.
Konsistensi itulah yang kemudian mengantarkan Fernandez menyeberangi garis finis di posisi pertama. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantiannya untuk meraih kemenangan perdana setelah sebelumnya beberapa kali tampil kompetitif dan rutin menembus posisi podium sepanjang musim MotoGP 2026.
Cal Crutchlow Soroti Faktor Keberanian Fernandez
Penampilan Fernandez di Silverstone turut mendapat perhatian dari Cal Crutchlow. Pembalap penguji Honda yang tampil sebagai pengganti di LCR Honda itu menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari keberanian Fernandez mengambil risiko sejak awal balapan.
Menurut Crutchlow, tidak banyak pembalap yang berani memacu motor dengan intensitas tinggi sejak lap pembuka ketika risiko keausan ban masih menjadi perhatian utama. Ia menilai Fernandez memiliki keyakinan lebih besar dibandingkan para rivalnya.
"Yang harus Anda sadari adalah itu terjadi ketika seseorang bersedia mengambil perjudian. Raul memiliki keberanian yang lebih besar pada lima putaran pertama dibandingkan orang lain untuk berkata, 'Saya baik-baik saja dengan keausan ban belakang, saya akan langsung tancap gas'," puji Crutchlow, melansir dari Crash, Jumat (21/8/2026).
Aprilia Dinilai Punya Keunggulan dalam Pengelolaan Ban
Selain menyoroti keberanian pembalap, Crutchlow juga memberikan perhatian terhadap performa Aprilia RS-GP yang digunakan para pembalap pabrikan asal Noale tersebut. Menurutnya, karakter motor Aprilia menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga performa ban sepanjang akhir pekan balapan.
Ia menilai Aprilia mampu menunjukkan kestabilan yang tidak banyak ditemukan pada motor-motor pesaing di Silverstone. Kondisi itu memberikan keuntungan bagi pembalap untuk mempertahankan kecepatan tanpa harus terlalu khawatir terhadap degradasi ban.
"Aprilia adalah satu-satunya motor yang tidak mengalami masalah apa pun dengan keausan ban, bisa dikatakan, sepanjang akhir pekan," imbuh Crutchlow.
Penilaian tersebut memperkuat anggapan bahwa kombinasi antara kemampuan pembalap dan karakteristik motor menjadi elemen penting dalam kemenangan Fernandez. Suhu ban yang relatif terkendali sepanjang balapan dinilai membantu pembalap Spanyol itu mempertahankan ritme kompetitif dari awal hingga akhir lomba.
MotoGP Inggris 2026 akhirnya menjadi panggung bagi Raul Fernandez untuk mencatat kemenangan pertamanya musim ini. Hasil di Silverstone sekaligus menambah catatan penting bagi Trackhouse Aprilia setelah strategi agresif yang diterapkan sejak awal balapan mampu bertahan hingga bendera finis dikibarkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
