Ratusan Pedagang Pasar Niten Ikuti Cek Kesehatan Gratis

9 hours ago 5

Ratusan Pedagang Pasar Niten Ikuti Cek Kesehatan Gratis Para pedagang saat mengikuti tes kesehatan. Dok Mercu Buana

Harianjogja.com, BANTUL—Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang Pasar Niten digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan diikuti lebih dari 100 peserta, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini ditegaskan sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan pelaku usaha pasar tradisional melalui deteksi dini penyakit.

Program tersebut diinisiasi Kelompok 27 KKN dengan menggandeng Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) melalui pengurus Pasar Niten serta dukungan tenaga medis dari Puskesmas Kasihan II Bantul, sehingga pelaksanaannya terkoordinasi di area pasar.

Koordinator Kelompok 27 KKN, Riandhika Adityawan, menyampaikan pemeriksaan kesehatan gratis ini dirancang agar pedagang dapat mengetahui kondisi tubuhnya sejak dini. Ia menilai kesibukan berdagang kerap membuat pelaku usaha pasar tradisional sulit menyempatkan diri memeriksakan kesehatan secara berkala.

“Sebagian besar pedagang jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin karena keterbatasan waktu. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu pedagang untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bersama tenaga medis menyediakan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, trigliserida, hingga skrining kesehatan gigi. Para pedagang juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter dan petugas kesehatan yang hadir di lokasi.

Lurah Pasar Niten, Muh Irwan Nur Wijaya, mengapresiasi inisiatif pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang Pasar Niten tersebut. Menurutnya, upaya ini mendukung peningkatan kesejahteraan pedagang yang selama ini belum sepenuhnya menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai prioritas.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat bermanfaat bagi pedagang Pasar Niten. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Peran APPSI difokuskan pada penguatan koordinasi dengan para pedagang sekaligus membantu teknis pelaksanaan di lingkungan pasar. Organisasi tersebut menilai kegiatan pemeriksaan kesehatan massal mampu mendorong pelaku usaha pasar tradisional lebih peduli terhadap kondisi fisik mereka.

Selain layanan pemeriksaan, setiap peserta menerima hasil cek kesehatan sebagai catatan riwayat medis pribadi. Dokumen ini diharapkan menjadi rujukan apabila pedagang membutuhkan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini, mahasiswa KKN berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah setempat, pengelola pasar, APPSI, dan tenaga medis dapat terus diperkuat demi meningkatkan kualitas kesehatan pedagang Pasar Niten sekaligus memperluas kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit di lingkungan pasar tradisional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |