Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono (kanan), menyerahkan bibit pohon sebelum penanaman. - Istimewa - MTsN 6 Bantul
BANTUL—MTsN 6 Bantul menanam 1.000 pohon hasil hibah dari siswa, wali siswa/POT, guru, dan pegawai secara masif di sejumlah instansi di wilayah Kapanewon Pleret. Adapun jenis pohon kayu dan buah yang ditanam selama dua hari sejak 9-10 Februari 2026 itu meliputi jambu jamaika, sawo, nangka, kelengkeng, matoa, mahoni, mangga, jeruk, jambu biji, sirsak, alpukat. Ribuan bibit pohon itu sudah dikumpulkan sejak dua minggu sebelumnya oleh orang tua, siswa, guru, dan pegawai madrasah, di mana setiap orang mengumpulkan setidaknya dua pohon.
Penanaman 1.000 pohon itu digelar dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-48 MTsN 6 Bantul. Selain itu juga sebagai wujud dukungan madrasah terhadap program Ekoteologi Kemenag.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menuturkan bahwa pengumpulan dan penanaman pohon melatih penanaman karakter cinta lingkungan dan upaya mewujudkan keamanan pangan dari hasil panen.
"Madrasah sangat concern mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan lingkungan melalui gerakan penanaman 1.000 pohon. Terlebih madrasah sudah menyandang predikat Adiwiyata Provinsi, sehingga penanaman karakter cinta lingkungan perlu terus dikembangkan," ujar Sugiyono.
Keterbatasan lahan kosong yang dimiliki madrasah mendorong panitia tanam pohon untuk melakukan penanaman di instansi lain mitra MTsN 6 Bantul yang meliputi SD/MI, kantor kalurahan, kantor kapanewon, KUA, dan lingungan di sekitar madrasah.
Perwakilan siswa yang turut andil dalam penanaman, Kinan menyampaikan rasa senangnya. "Sebuah pengalaman yang berharga bagi saya dan teman-teman karena turut ambil bagian pada program keren ini. Secara bergotong royong kami mengangkut pohon ke dalam mobil, menurunkan, dan menanamnya di sekolah-sekolah dan kantor di sekitar Pleret," kata siswa kelas VIIIC ini. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































