
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Warga Dusun Talkondo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, dikejutkan dengan ditemukannya seorang pria berinisial T (55) dalam kondisi meninggal dunia di area belakang rumahnya pada Sabtu (11/7/2026) dini hari. Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan kepolisian bersama tim medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh tani perkebunan dan tinggal di Dusun III Godegan RT 005, Kalurahan Poncosari. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 01.30 WIB dan segera dilaporkan kepada aparat setempat.
Korban Ditemukan Istri Saat Tengah Malam
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula ketika istri korban terbangun dari tidur dan hendak menuju dapur. Saat itu, ia mendapati pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka.
Ketika memeriksa area belakang rumah, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar berdatangan ke lokasi.
"Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 01.30 WIB saksi terbangun dan menuju dapur karena melihat pintu belakang samping dapur dalam keadaan terbuka. Saat hendak menutup pintu, saksi justru mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali yang diikatkan pada balok kayu di bagian belakang rumah," ujar Rita.
Warga yang datang selanjutnya menghubungi kepala dusun. Informasi tersebut diteruskan kepada Polsek Srandakan untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi dan Tim Medis Lakukan Pemeriksaan
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Srandakan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Srandakan mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan awal.
"Petugas Polsek Srandakan bersama tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Srandakan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan," kata Rita.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat ditemukan. Polisi memastikan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda yang mengarah pada tindak kekerasan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri," jelas Rita.
Keluarga Menerima sebagai Musibah
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi peristiwa sesuai prosedur penyelidikan.
Menurut Rita, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan aparat. Pernyataan itu kemudian dituangkan dalam surat yang disaksikan perangkat terkait.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilaksanakan," pungkas Rita.
Catatan Redaksi: Apabila Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional berat atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, jangan hadapi sendiri. Bicarakan dengan orang yang dipercaya atau segera cari bantuan profesional melalui layanan kesehatan terdekat atau layanan krisis di wilayah Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































