Jumali Senin, 01 Juni 2026 15:17 WIB

Marc Klok/Instagram:@Persib
Harianjogja.com, JOGJA—Euforia keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara liga domestik tiga musim beruntun memang belum sepenuhnya usai. Namun, atmosfer persiapan menuju petualangan di kancah Asia kali ini harus sedikit meredup karena adanya konsekuensi disiplin.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menjatuhkan sanksi larangan penonton (stadium ban) kepada Persib Bandung. Sanksi ini merupakan buntut dari insiden kericuhan suporter saat laga melawan Ratchaburi FC di ajang serupa pada Februari 2026 lalu.
Akibatnya, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang seharusnya menjadi lautan dukungan dipastikan akan lengang saat kick-off pertandingan pada 12 Agustus 2026 mendatang. Kendati demikian, manajemen Persib memastikan semangat juang tim tidak akan luntur dan berharap dukungan Bobotoh tetap mengalir melalui doa dari rumah.
Laga Penentuan Kontra Manila Digger
Pertandingan hidup-mati babak play-off ini akan mempertemukan Persib dengan wakil Filipina, Manila Digger. Bukan kali ini saja kedua tim saling berhadapan; musim lalu di babak yang sama, Persib berhasil melaju setelah menaklukkan tim tersebut dengan skor tipis 2-1.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dihadapkan pada tugas ekstra untuk menjaga mentalitas pemain agar tidak terpengaruh oleh atmosfer stadion yang sepi. Di sisi lain, situasi ini menjadi pembuktian bagi skuad Pangeran Biru bahwa mereka tetap mampu tampil apik meski tanpa dukungan langsung ribuan suporter.
Statistik dan Target Ambisius
Manajemen Persib Bandung tidak hanya menargetkan lolos ke fase grup, melainkan bertekad melampaui pencapaian musim lalu yang terhenti di babak 16 besar. Berikut adalah data kunci jelang laga krusial tersebut:
Jadwal: Rabu, 12 Agustus 2026, di Stadion GBLA, Bandung.
Profil Persib: Juara Liga 1 2025/26 (79 poin).
Profil Manila Digger: Juara Liga Filipina (63 poin, 19 menang, 6 imbang, 1 kalah).
Catatan Pertemuan: Persib menang 2-1 pada babak play-off musim lalu (13 Agustus 2025).
Selama masa persiapan, tim pelatih fokus mematangkan strategi untuk membongkar pertahanan rapat Manila Digger yang tampil solid di kompetisi domestik. Kemenangan menjadi harga mati bagi Maung Bandung jika ingin melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat regional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































