Mengenang Oliver Tree, Musisi Unik yang Tutup Usia

3 hours ago 5

Jumali

Jumali Senin, 15 Juni 2026 22:57 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Dunia musik internasional kehilangan salah satu sosok paling unik dan berpengaruh di generasinya. Musisi asal Amerika Serikat, Oliver Tree, dilaporkan meninggal dunia pada usia 32 tahun setelah terlibat dalam kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (14/6/2026).

Berdasarkan laporan otoritas Brasil yang dikutip CBS News, kecelakaan terjadi setelah dua helikopter bertabrakan di udara di kawasan Recreio dos Bandeirantes, Rio de Janeiro. Seluruh enam orang yang berada di kedua helikopter dilaporkan meninggal dunia. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang Brasil.

Kepergian Oliver Tree mengejutkan jutaan penggemarnya di seluruh dunia. Musisi yang tengah menjalani rangkaian tur global itu baru saja tampil di Brasil sebelum insiden tragis tersebut terjadi.

Bagi banyak pendengar, Oliver Tree bukan sekadar penyanyi. Ia dikenal sebagai seniman yang berhasil memadukan musik, komedi, satire, dan seni visual dalam satu karakter yang sangat khas. Penampilannya dengan wig model bowl-cut, kumis tebal, kacamata bulat, serta pakaian berwarna mencolok menjadikannya salah satu figur paling mudah dikenali dalam industri musik modern.

Di balik penampilannya yang eksentrik, Oliver Tree memiliki kemampuan menulis lagu yang kuat. Namanya mulai dikenal luas melalui lagu "Alien Boy", kemudian semakin melejit lewat "Life Goes On", lagu yang menjadi fenomena global dan viral di berbagai platform media sosial.

Selain itu, karya-karyanya seperti "Hurt", "Miss You", dan "Cash Machine" memperlihatkan kemampuannya mengangkat tema kesepian, pencarian jati diri, hingga kritik terhadap budaya konsumtif dalam balutan musik yang mudah diterima pendengar.

Album debutnya, Ugly Is Beautiful, menjadi titik penting dalam kariernya. Album tersebut berhasil memperkenalkan Oliver Tree kepada audiens global sekaligus membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar karakter internet, melainkan musisi dengan identitas artistik yang kuat.

Karier Oliver terus berkembang melalui album Cowboy Tears dan Alone in a Crowd. The Father mengungkapkan, pada 2026, ia kembali merilis album terbaru berjudul Love You Madly Hate You Badly yang menjadi bagian dari perjalanan kreatif terakhirnya.

The Guardian melaporkan, Oliver tak hanya dikenal lewat musik, ia juga pernah mencatatkan namanya dalam Guinness World Records berkat pencapaian unik terkait skuter raksasa, sesuatu yang semakin mempertegas citranya sebagai seniman yang tidak pernah takut tampil berbeda.

Di berbagai platform media sosial, ribuan penggemar membagikan kembali lagu-lagu dan momen ikonik Oliver Tree sebagai bentuk penghormatan. Banyak yang menilai kehadirannya telah memberikan warna berbeda dalam industri musik yang sering kali dipenuhi formula serupa.

Meski sosoknya telah tiada, warisan yang ditinggalkan Oliver Tree dipastikan akan terus hidup melalui musik, humor, dan kreativitas yang selama ini menjadi ciri khasnya. Lagu-lagunya akan tetap menjadi pengingat bahwa menjadi berbeda bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang mampu meninggalkan jejak panjang bagi generasi pendengarnya.

C

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |