Jumali Jum'at, 19 Juni 2026 16:07 WIB

Luis Romo/Instagram: Fifaworldcup
Harianjogja.com, JOGJA—Luis Romo menjadi pahlawan tak terduga saat Meksiko memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gelandang Chivas Guadalajara itu mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 atas Korea Selatan sekaligus mengantarkan El Tri mencatat rekor baru dalam sejarah turnamen.
Gol yang tercipta pada menit ke-50 di Stadion Guadalajara tidak hanya mengukuhkan posisi Meksiko di puncak Grup A dengan enam poin, tetapi juga mengubah Romo menjadi tokoh sentral dalam salah satu laga terpenting fase grup.
Keputusan pelatih Javier Aguirre memasukkan Romo sebagai starter sempat memunculkan tanda tanya. Namun, pemain berusia 31 tahun itu menjawabnya dengan performa yang nyaris sempurna sepanjang pertandingan.
Romo tampil dominan di lini tengah. Ia membukukan akurasi umpan mencapai 86 persen dengan 32 operan sukses dari 37 percobaan. Satu-satunya tembakan yang dilepaskannya juga langsung berbuah gol.
Kontribusinya tidak berhenti pada aspek menyerang. Di sektor pertahanan, Romo mencatat empat tekel, satu intersep, serta memenangkan tujuh dari 11 duel yang dijalaninya sepanjang laga.
Penampilan tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match dan menjadi faktor utama keberhasilan Meksiko mengamankan kemenangan penting atas Korea Selatan.
Perjalanan Panjang Luis Romo
Romo bukan nama baru dalam sepak bola Meksiko. Dilansir dari ESPN, pemilik nama lengkap Luis Francisco Romo Barrón itu lahir pada 5 Juni 1995 di Los Mochis, Sinaloa, Meksiko.
Kariernya tidak selalu berjalan mulus. Saat berusia 15 tahun, ia sempat gagal menembus akademi Cruz Azul. Namun penolakan tersebut tidak menghentikan langkahnya untuk mengejar karier profesional.
Ia kemudian berkembang bersama akademi Querétaro dan menjalani debut Liga MX pada 20 Juli 2018 saat menghadapi Atlas.
Karier Romo mulai melejit ketika memperkuat Cruz Azul pada musim 2020-2021. Ia menjadi salah satu pemain kunci yang membantu klub tersebut meraih gelar juara sekaligus menyabet penghargaan pemain terbaik Liga MX Guardianes 2021.
Setelah memperkuat Monterrey pada periode 2022 hingga 2024, Romo kembali ke Cruz Azul sebelum akhirnya bergabung dengan Chivas Guadalajara pada Januari 2025 dalam kesepakatan transfer yang melibatkan Jesús Orozco dan tambahan dana sebesar 4,5 juta dolar AS.
Di level internasional, Romo telah mencatatkan 64 penampilan bersama tim nasional Meksiko dengan torehan lima gol sejak debut pada November 2019.
Ia juga menjadi bagian dari skuad yang meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, juara Piala Emas CONCACAF 2023, serta juara Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF 2024-2025.
Gol yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Peluang terbaik Meksiko pada babak pertama hadir melalui sundulan Julián Quiñones yang masih mampu digagalkan Kim Seung-gyu.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50. Berawal dari kesalahan Kim Seung-gyu yang gagal mengamankan bola dengan sempurna, Romo bergerak cepat memanfaatkan bola liar dan menaklukkan penjaga gawang Korea Selatan.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang sebenarnya berlangsung seimbang.
Korea Selatan bahkan mencatat penguasaan bola mencapai 53 persen. Pelatih Hong Myung-bo mencoba meningkatkan tekanan dengan memasukkan Cho Gue-sung, Hwang Hee-chan, dan Oh Hyeon-gyu.
Namun pertahanan Meksiko tetap kokoh hingga akhir pertandingan.
Peluang terbaik Korea Selatan datang pada menit ke-87 saat Cho Gue-sung memperoleh kesempatan emas di depan gawang. Akan tetapi, kiper Raúl Rangel melakukan penyelamatan ganda yang memastikan keunggulan Meksiko tetap terjaga.
Rekor Baru di Guadalajara
Kemenangan atas Korea Selatan memperpanjang catatan tak terkalahkan Meksiko menjadi 10 pertandingan di berbagai ajang.
El Tri juga melanjutkan dominasi atas Korea Selatan dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertemuan terakhir.
Lebih dari itu, pertandingan tersebut mencatat sejarah baru bagi Guadalajara.
Laga Meksiko kontra Korea Selatan menjadi pertandingan Piala Dunia ke-19 yang digelar di kota tersebut dan seluruhnya selalu menghasilkan minimal satu gol.
Catatan itu membuat Guadalajara melampaui Montevideo yang sebelumnya memegang rekor dengan 18 pertandingan tanpa hasil imbang 0-0.
Kini Meksiko telah memastikan tiket ke babak 32 besar dan akan menghadapi Republik Ceko pada laga terakhir grup. Sementara Korea Selatan harus berjuang mempertahankan peluang lolos saat menghadapi Afrika Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online
















































