Bulog Ganti Total Minyakita Bermasalah di Wonogiri

3 hours ago 1

Bulog Ganti Total Minyakita Bermasalah di Wonogiri

Minyak goreng merek Minyakita. - dok/Kemendag

Harianjogja.com, WONOGIRI—Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta memastikan akan melakukan penggantian massal bantuan pangan Minyakita yang dilaporkan berbau minyak tanah di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Proses penggantian disebut akan diselesaikan dalam waktu 1 x 24 jam sebagai bentuk tanggung jawab atas temuan di lapangan.

Kepala Cabang Bulog Surakarta, Nanang Harianto, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim begitu menerima laporan dari masyarakat terkait minyak goreng dalam program bantuan pangan yang diduga memiliki aroma tidak normal. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan sumber persoalan dan mencegah keresahan meluas.

“Begitu menerima aduan dari Penerima Bantuan Pangan, kami langsung menurunkan tim ke lokasi hari itu juga untuk melakukan pengecekan secara langsung,” ujar Nanang, Kamis (18/6/2026) malam.

Menurutnya, Bulog juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, serta pihak produsen untuk melakukan penelusuran menyeluruh. Hasil sementara menunjukkan bahwa dugaan bau menyengat pada minyak goreng bukan berasal dari proses distribusi Bulog, melainkan faktor nonteknis dari rantai pasok.

Meski demikian, Bulog menegaskan tetap bertanggung jawab penuh terhadap kualitas bantuan yang diterima masyarakat. Oleh karena itu, seluruh minyak goreng Minyakita yang sudah disalurkan di wilayah Kismantoro akan ditarik dan diganti dengan produk baru yang sesuai standar mutu.

Diketahui, bantuan pangan tersebut merupakan program periode Februari–Maret yang terdiri dari 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng Minyakita. Distribusi di Kecamatan Kismantoro merupakan bagian dari batch terakhir penyaluran di Kabupaten Wonogiri dengan total 8.656 keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak penggantian.

Nanang menambahkan, produsen juga diminta segera menarik produk dari lapangan untuk memastikan tidak ada lagi barang yang tidak sesuai standar beredar di masyarakat.

“Kami pastikan seluruh minyak goreng yang sudah tersalur akan diganti dengan minyak goreng bermutu prima dalam waktu 1 x 24 jam,” tegasnya.

Bulog menyebutkan bahwa insiden ini merupakan kasus pertama yang terjadi selama penyaluran program bantuan pangan, dan tidak ditemukan unsur kesengajaan. Meski demikian, evaluasi internal tetap dilakukan, termasuk memperketat pengawasan kualitas sebelum distribusi.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Wonogiri telah menerima laporan masyarakat dan langsung melakukan koordinasi dengan Bulog. Pemerintah daerah memastikan akan mengawal proses penggantian agar hak masyarakat tetap terpenuhi.

Dengan adanya penanganan cepat ini, Bulog berharap tidak terjadi keresahan lanjutan di masyarakat serta memastikan program bantuan pangan tetap berjalan sesuai tujuan, yakni menjaga ketahanan pangan dan membantu kelompok rentan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |