Hattrick Win Naing Tun Antar Myanmar Gilas Laos 7-2 di Piala AFF 2026

8 hours ago 5

Jumali

Jumali Selasa, 04 Agustus 2026 19:47 WIB

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Myanmar meraih kemenangan terbesar mereka sejauh ini di Piala AFF 2026 setelah membungkam Laos dengan skor mencolok 7-2 pada laga Grup B yang berlangsung di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (4/8/2026) malam WIB.

Hasil tersebut mengantarkan Myanmar ke posisi teratas klasemen sementara Grup B dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan. Meski mengakhiri laga dengan kemenangan telak, perjalanan Myanmar untuk mengamankan tiga poin tidak berjalan mudah.

Laos sempat memberi perlawanan sengit dan dua kali berhasil menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dahulu. Situasi itu membuat Myanmar harus bekerja keras sebelum akhirnya menunjukkan dominasi penuh sepanjang sisa pertandingan.

Tuan rumah langsung mengejutkan Laos ketika laga baru berjalan dua menit. Lwin Moe Aung sukses membuka keunggulan Myanmar dan membuat publik Yangon bergemuruh.

Namun Laos tidak tinggal diam. Tim tamu mampu merespons pada menit ke-17 melalui gol Bounchay Chernvanglien yang mengubah skor menjadi 1-1.

Myanmar kembali unggul tiga menit kemudian. Win Naing Tun mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20 dan membawa Chinthe memimpin 2-1.

Keunggulan tersebut lagi-lagi tidak bertahan lama. Laos kembali menyamakan skor lewat gol Shangvilay Photthavong pada menit ke-23 sehingga pertandingan kembali berlangsung ketat dengan skor 2-2.

Setelah dua kali kehilangan keunggulan, Myanmar mulai mengambil alih kendali permainan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.

Win Naing Tun mencetak gol keduanya pada menit ke-41 untuk membawa Myanmar unggul 3-2. Keunggulan itu semakin melebar setelah kapten tim Maung Maung Lwin mencetak gol pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+6.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Myanmar 4-2.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Laos semakin kesulitan mengimbangi permainan agresif Myanmar. Tuan rumah terus menekan dan berhasil menambah gol melalui Than Paing pada menit ke-52.

Gol tersebut membuat Myanmar menjauh dengan skor 5-2 dan semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Laga sempat diwarnai insiden kartu merah. Kapten Myanmar, Maung Maung Lwin, harus meninggalkan lapangan pada menit ke-70 setelah menerima kartu merah langsung.

Namun keunggulan jumlah pemain Laos hanya berlangsung singkat. Dua menit berselang, Sayfon Keohanam juga diganjar kartu merah sehingga kedua tim sama-sama bermain dengan 10 pemain.

Situasi tersebut tidak mengurangi ketajaman Myanmar. Hein Htet Aung memperbesar keunggulan menjadi 6-2 pada menit ke-81.

Dua menit kemudian, Win Naing Tun melengkapi penampilan impresifnya dengan mencetak gol ketiga atau hattrick pada menit ke-83. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan Myanmar dengan skor telak 7-2.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Laos tidak mampu memberikan respons. Myanmar pun menutup pertandingan dengan pesta tujuh gol di hadapan pendukung sendiri.

Kemenangan ini membuat Myanmar mengoleksi enam poin dan naik ke puncak klasemen sementara Grup B. Jumlah poin mereka sama dengan Thailand dan Malaysia, tetapi Myanmar unggul produktivitas gol.

Myanmar dan Thailand sama-sama memiliki selisih gol +7. Namun, Myanmar telah mencetak 12 gol sepanjang fase grup, lebih banyak dibandingkan Thailand yang mengoleksi tujuh gol.

Sementara itu, Malaysia berada di posisi ketiga dengan selisih gol +3 sehingga persaingan menuju semifinal masih terbuka lebar.

Laga terakhir Grup B dipastikan menjadi penentuan. Myanmar dijadwalkan menghadapi Thailand pada Sabtu (8/8/2026) malam WIB dalam duel yang berpotensi menentukan nasib kedua tim.

Jika mampu mempertahankan performa impresif seperti saat menghadapi Laos, Myanmar memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket ke semifinal. Namun mereka harus menghadapi salah satu favorit juara yang juga mengincar posisi puncak grup.

Pertemuan Myanmar melawan Thailand diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling panas dan krusial di fase grup Piala AFF 2026. Hasil laga tersebut akan menentukan apakah Myanmar mampu melanjutkan kejutan mereka dan kembali menembus semifinal turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |