Jumali Rabu, 19 Agustus 2026 14:27 WIB

Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA— Pernahkah Anda merasa ponsel Android seperti "dimakan" memori? Tiba-tiba ruang penyimpanan penuh, padahal Anda sudah rajin menghapus aplikasi yang tidak terpakai.
Membersihkan galeri, menghapus media dari WhatsApp, hingga mengosongkan cache mungkin sudah Anda lakukan, tetapi hasilnya sering kali tidak maksimal. Rupanya, ada "pencuri" memori yang kerap luput dari perhatian: data sisa dari aplikasi yang sudah di-uninstall.
Make Us Of mengungkapkan, data-data ini masih diam-diam menggerogoti memori ponsel meskipun aplikasi utamanya sudah lama dihapus. Lantas, mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara memberantasnya?
Proses Uninstall yang Tidak Sempurna
Banyak pengguna mengira proses uninstall di Android akan membersihkan semua jejak aplikasi. Faktanya, tidak demikian. Proses uninstall standar hanya menghapus data yang tersimpan di dalam sandbox pribadi aplikasi—yang mencakup penyimpanan internal dan cache-nya.
Namun, data yang disimpan di luar area tersebut, seperti file unduhan, backup, aset game (yang seringkali berukuran besar), hingga media yang dibuat pengguna, tidak ikut terhapus secara otomatis. File-file ini biasanya bersembunyi di folder-folder sistem seperti Android/data dan Android/OBB. Karena sistem uninstaller tidak menjangkau folder-folder ini, file sampah tersebut terus menumpuk seiring berjalannya waktu tanpa disadari pengguna.
Mengapa Data Sisa Sulit Ditemukan?
Sejak era Android 10, Google memperkenalkan fitur keamanan bernama Scoped Storage. Fitur ini dirancang untuk membatasi akses aplikasi terhadap file-file di luar ruang penyimpanan pribadinya, demi meningkatkan privasi pengguna.
Akibatnya, file manager bawaan ponsel pun menjadi "buta" terhadap folder-folder tertentu. Pengguna tidak bisa melihat atau mengakses folder tempat data sisa tersebut tersimpan, sehingga mereka tidak menyadari keberadaannya. Ini adalah jebakan yang membuat banyak orang frustasi karena penyimpanan tetap penuh meski sudah berusaha membersihkan.
3 Langkah Ampuh Membersihkan "Sampah" Tersembunyi
Jangan khawatir, ada beberapa cara untuk membersihkan data sisa yang membandel ini. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan:
1. Manfaatkan Aplikasi Pembersih Pihak Ketiga
Karena file manager bawaan tidak mampu menjangkau folder terproteksi, Anda membutuhkan aplikasi khusus. Aplikasi seperti SD Maid SE (versi premium) memiliki fitur andalan bernama CorpseFinder. Fitur ini secara cerdas memindai folder-folder sistem dan mengidentifikasi file-file "mayat" (sisa-sisa aplikasi) yang sudah tidak terpakai. Aplikasi ini bekerja dengan memanfaatkan akses tingkat lanjut ke sistem tanpa memerlukan hak akses root (superuser), sehingga tetap aman digunakan.
2. Periksa Bagian "Lainnya" di Menu Penyimpanan
Jangan pernah mengabaikan menu "Lainnya" atau "Other" pada pengaturan penyimpanan ponsel Anda. Bagian ini sering kali menjadi tempat penampungan akhir bagi cache dan data sisa yang tidak terlihat pada pandangan pertama. Rutinlah memeriksanya dan bersihkan jika ukurannya terlihat mencurigakan.
3. Hapus Data Sebelum Uninstall
Ini adalah jurus paling jitu untuk aplikasi-aplikasi berukuran besar seperti game. Sebelum menghapus aplikasi, buka menu Pengaturan > Aplikasi > Pilih aplikasi > Penyimpanan. Di sana, pilih opsi "Hapus Data" dan "Hapus Cache". Dengan menghapus semua data yang tersimpan di dalam aplikasi terlebih dahulu, Anda memastikan tidak ada file yang tertinggal di dalam folder sandbox-nya. Setelah data bersih, baru lakukan proses uninstall.
Dengan rutin memeriksa dan membersihkan data-data tersembunyi ini, ruang penyimpanan ponsel Android Anda bisa jauh lebih lega tanpa perlu menghapus aplikasi atau media yang masih dibutuhkan. Jangan biarkan "hantu" data sisa terus menggerogoti memori ponsel Anda!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)

