Jumali Senin, 08 Juni 2026 20:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Apple dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada lini laptopnya. Setelah bertahun-tahun menolak konsep layar sentuh pada MacBook, perusahaan teknologi asal Cupertino itu disebut sedang mengembangkan MacBook Ultra yang mengusung layar sentuh, panel OLED generasi terbaru, serta chipset M6 untuk mendukung kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Rumor tersebut mencuat dari berbagai laporan analis industri dan rantai pasok global yang menyebut Apple tengah menyiapkan generasi baru laptop premium yang diposisikan di atas lini MacBook Pro.
Jika benar terwujud, langkah ini akan menjadi perubahan besar dalam filosofi desain Apple. Selama lebih dari satu dekade, Apple konsisten mempertahankan pemisahan antara Mac dan iPad. Pendiri Apple, Steve Jobs, bahkan pernah mengkritik konsep laptop layar sentuh karena dinilai tidak nyaman digunakan dalam waktu lama dan berpotensi menyebabkan kelelahan lengan atau yang dikenal sebagai gorilla arm.
Layar OLED Tandem Jadi Andalan
MacRumors mengungkapkan, salah satu peningkatan terbesar yang disebut bakal hadir pada MacBook Ultra adalah penggunaan layar OLED.
Berbeda dengan panel LCD mini-LED yang digunakan pada MacBook Pro saat ini, teknologi OLED memungkinkan setiap piksel menghasilkan cahaya sendiri. Teknologi tersebut menghasilkan warna hitam yang lebih pekat, kontras lebih tinggi, serta efisiensi daya yang lebih baik.
Apple juga dikabarkan akan mengadopsi teknologi tandem OLED, serupa dengan yang digunakan pada iPad Pro generasi terbaru. Teknologi ini memanfaatkan dua lapisan emisi cahaya sehingga mampu meningkatkan tingkat kecerahan sekaligus memperpanjang umur panel.
Kombinasi tersebut diyakini akan menghasilkan layar yang lebih tajam, hemat energi, dan mendukung kebutuhan profesional seperti desain grafis, pengeditan video, hingga konsumsi konten hiburan.
macOS Disebut Akan Lebih Ramah Sentuhan
Kehadiran layar sentuh diperkirakan akan diikuti perubahan besar pada sistem operasi macOS.
Sejumlah laporan menyebut Apple sedang mengembangkan antarmuka yang lebih ramah untuk interaksi menggunakan jari tanpa menghilangkan pengalaman penggunaan keyboard, trackpad, maupun mouse.
Sistem nantinya dikabarkan mampu menyesuaikan ukuran tombol dan menu saat pengguna menyentuh layar secara langsung sehingga navigasi menjadi lebih nyaman.
Perubahan ini dinilai penting untuk menjembatani pengalaman penggunaan antara iPad yang berorientasi sentuhan dan Mac yang selama ini mengandalkan perangkat input konvensional.
Fokus pada Chip M6 dan AI
Di sektor performa, MacBook Ultra dirumorkan akan menggunakan chip M6 Pro atau M6 Max.
Langkah tersebut memunculkan spekulasi bahwa Apple akan langsung melompati pengembangan varian Ultra dari generasi M4 dan berfokus pada arsitektur baru yang lebih optimal untuk kebutuhan AI.
Chip generasi terbaru itu diperkirakan menawarkan peningkatan signifikan pada kemampuan pemrosesan neural engine, efisiensi daya, dan performa komputasi tingkat tinggi yang dibutuhkan aplikasi berbasis AI modern.
Fokus pada AI sejalan dengan arah pengembangan teknologi Apple dalam beberapa tahun terakhir yang semakin mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam perangkat dan sistem operasinya.
Kapan Dirilis?
Meski belum ada konfirmasi resmi dari Apple, sejumlah analis memprediksi MacBook Ultra dapat diperkenalkan pada akhir 2026 atau awal 2027.
Ada pula laporan yang menyebut peluncuran berpotensi dilakukan lebih cepat, yakni pada kuartal ketiga 2026. Namun jadwal tersebut masih bergantung pada kesiapan produksi layar OLED serta pengembangan macOS versi baru yang mendukung interaksi sentuh secara optimal.
Jika seluruh rumor tersebut menjadi kenyataan, MacBook Ultra diperkirakan akan menjadi laptop premium paling mahal yang pernah dirilis Apple dan menempati posisi tertinggi dalam jajaran produk Mac.
Babak Baru untuk Ekosistem Apple
Kemunculan MacBook layar sentuh berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah lini Mac.
Bukan hanya menghadirkan peningkatan spesifikasi, langkah ini juga menunjukkan kemungkinan perubahan strategi Apple dalam menyatukan pengalaman penggunaan antara Mac dan iPad.
Meski demikian, hingga kini seluruh informasi tersebut masih sebatas rumor dan spekulasi industri. Pengumuman resmi dari Apple masih menjadi penentu apakah MacBook Ultra benar-benar akan menjadi laptop layar sentuh pertama dalam sejarah perusahaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































