Wamenpar Minta Dieng Siap Sambut Libur Sekolah 2026

2 hours ago 3

Wamenpar Minta Dieng Siap Sambut Libur Sekolah 2026

Pengunjung menikmati objek wisata Kawah Sikidang di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, belum lama ini. ANTARA/ I.C.Senjaya

Harianjogja.com, WONOSOBO—Wakil Menteri Pariwisata (Ni Luh Puspa) menekankan pentingnya peningkatan kesiapan layanan, aspek keselamatan, serta tata kelola destinasi di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng menjelang periode libur sekolah 2026 yang diproyeksikan memicu lonjakan kunjungan wisatawan.

Lonjakan pergerakan wisata tersebut menjadi perhatian serius pemerintah mengingat kawasan Dieng yang berada di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Jawa Tengah dengan tingkat kunjungan tinggi pada musim liburan.

Dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (21/6), Ni Luh Puspa menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pelaku wisata.
“Kami terus mengimbau pengelola destinasi, pengelola homestay, dan seluruh pelaku wisata agar mempersiapkan diri secara optimal serta memberikan layanan prima kepada wisatawan. Dengan demikian, pengalaman berwisata yang aman, nyaman, berkualitas, dan berkelanjutan dapat benar-benar terwujud,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa dalam keterangannya yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta pada Minggu (21/6).

Kunjungan kerja Wamenpar ke kawasan Dieng pada Sabtu (20/6) turut difokuskan pada pemantauan langsung sejumlah destinasi wisata unggulan di Desa Wisata Dieng Kulon, termasuk Kawah Sikidang, Telaga Warna, serta Kompleks Candi Arjuna yang selama ini menjadi magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah juga memastikan kesiapan lintas sektor untuk menghadirkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi pengunjung selama periode libur sekolah.

Pemerintah daerah sendiri memproyeksikan jumlah perjalanan wisatawan pada periode Juni hingga Juli 2026 mencapai sekitar 34.020 perjalanan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur sekolah.

“Pariwisata berkualitas harus menjadi tujuan bersama. Bukan hanya menghadirkan daya tarik wisata, tetapi juga memastikan pengelolaan destinasi dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Wamenpar.

Dalam agenda tersebut, Wamenpar yang turut didampingi Wakil Bupati Banjarnegara Wahid Jumali juga berdialog langsung dengan wisatawan serta pengelola destinasi. Ia menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP), penguatan mitigasi risiko, serta pengelolaan destinasi yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Kami mengapresiasi kesiapan para pengelola destinasi. Kepada wisatawan, kami juga mengimbau agar mempersiapkan diri menghadapi suhu dingin di Dieng serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan,” kata Wamenpar.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat, termasuk dengan aparat kepolisian guna mengantisipasi potensi kepadatan arus wisatawan di titik-titik strategis kawasan wisata.

Kepolisian Resor Polres Wonosobo menyatakan kesiapan mendukung pengamanan dan kelancaran lalu lintas selama periode libur sekolah, terutama di jalur utama menuju kawasan Dieng yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan. Personel telah disiagakan di sejumlah titik rawan seperti tanjakan, persimpangan, serta lokasi dengan potensi kepadatan tinggi.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan selama periode libur sekolah ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat sekitar destinasi,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa.

Kawasan Dataran Tinggi Dieng yang dikenal sebagai wilayah dataran tinggi dengan suhu sejuk hingga ekstrem ini terus menjadi destinasi favorit wisatawan. Karakter alam pegunungan, kekayaan situs budaya, serta fenomena alam khas seperti Bun Upas menjadikan kawasan ini memiliki daya tarik berulang setiap musim liburan.

Fenomena embun es atau Bun Upas yang kerap muncul pada akhir Mei hingga Juni di kawasan tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, karena memberikan pengalaman wisata alam yang jarang ditemukan di wilayah lain di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |