Jumali Senin, 17 Agustus 2026 11:37 WIB

Ilustrasi kapal ferry penyeberangan (Antara)
Harianjogja.com, JOGJA— PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat distribusi logistik dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi melalui jalur laut.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan dukungannya dalam penanganan darurat pascagempa yang mengguncang sejumlah wilayah di NTT. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan penyeberangan gratis untuk pengiriman bantuan kemanusiaan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan perusahaan mengoperasikan KMP Ile Labalekan untuk mengangkut logistik bantuan dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Ende.
Menurutnya, konektivitas antarpulau memiliki peran penting dalam kondisi tanggap darurat, terutama untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke wilayah yang terdampak bencana.
“Di tengah upaya penanganan dampak gempa bumi di NTT, ASDP bergerak bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat terdampak,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
KMP Ile Labalekan dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Bolok pada Minggu (16/8/2026) pukul 21.00 WITA setelah proses pemuatan logistik bantuan selesai dilakukan.
Pelni Buka Pengiriman Bantuan Gratis
Selain ASDP, PT Pelni (Persero) juga membuka akses pengiriman bantuan logistik secara cuma-cuma bagi lembaga, komunitas, maupun instansi yang ingin menyalurkan bantuan kepada korban gempa di NTT.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni yang juga menjabat Ketua Tim Posko Bantuan Pelni untuk NTT, Hana Suhardi, menjelaskan fasilitas tersebut disediakan sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung penanganan bencana.
“Fasilitas ini menjadi bentuk kepedulian Pelni untuk membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana,” kata Hana.
Ia menegaskan bahwa seluruh barang yang dikirim harus berupa bantuan kemanusiaan dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan komersial.
Jenis Bantuan yang Dapat Dikirim
Pelni menjelaskan sejumlah kebutuhan dasar yang dapat dikirim melalui fasilitas gratis tersebut meliputi:
- Makanan dan bahan pangan
- Air minum dalam kemasan
- Tenda dan terpal
- Selimut serta perlengkapan tidur
- Lampu dan perlengkapan penerangan
- Obat-obatan dan perlengkapan medis
- Popok anak dan dewasa
- Pembalut
- Susu dan makanan bayi
Seluruh bantuan akan didistribusikan melalui jaringan pelayaran Pelni yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah terdampak gempa di NTT.
“Kami membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran Pelni untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” ujar Hana.
Pengiriman Awal Gunakan KM Tidar
Pelni menyebut pengiriman bantuan akan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal yang beroperasi. Untuk tahap awal, distribusi logistik dilakukan menggunakan KM Tidar yang diberangkatkan dari Surabaya pada Minggu (16/8/2026) pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, bantuan akan diteruskan menggunakan kapal-kapal Pelni lainnya sesuai rute pelayaran menuju wilayah terdampak.
Pelni juga mengajak berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi membantu masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa pemulihan pascagempa.
Jalur Laut Jadi Andalan Distribusi Logistik
Dalam kondisi geografis kepulauan seperti NTT, jalur laut menjadi salah satu sarana paling efektif untuk menjangkau daerah terdampak bencana. Kehadiran layanan gratis dari ASDP dan Pelni diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa.
Selain mendukung kebutuhan darurat, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online







































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)

