Jumali Minggu, 28 Juni 2026 12:37 WIB

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA— Perjalanan wakil Asia di Piala Dunia 2026 berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan. Dari sembilan tim yang tampil di turnamen tersebut, hanya Jepang dan Australia yang berhasil melangkah ke babak 32 besar. Sisanya harus tersingkir lebih awal setelah gagal bersaing di fase grup.
Hasil ini dinilai mengecewakan, mengingat format baru Piala Dunia 2026 yang memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim seharusnya membuka peluang lebih besar bagi negara-negara Asia untuk melaju jauh di turnamen.
Jepang dan Australia jadi tumpuan Asia
Jepang menjadi salah satu wakil Asia yang paling stabil dengan finis sebagai runner-up Grup F di bawah Belanda. Hasil itu memastikan langkah mereka ke fase gugur, di mana Jepang akan menghadapi Brasil di babak 32 besar.
Sementara itu, Australia juga mencatat hasil positif dengan lolos sebagai runner-up Grup D di bawah Amerika Serikat. Konsistensi permainan membuat The Socceroos menjadi salah satu harapan Asia di fase knockout.
Korea Selatan dan Iran tersingkir dramatis
Dua kekuatan besar Asia, Korea Selatan dan Iran, harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari turnamen.
Korea Selatan finis di peringkat ketiga Grup A dengan tiga poin. Harapan mereka untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik pupus setelah hasil imbang dramatis di Grup J antara Aljazair dan Austria mengubah klasemen dan menutup peluang mereka.
Iran juga mengalami nasib serupa. Dengan tiga poin, mereka sempat berada di jalur aman, namun hasil imbang 3-3 di laga penentuan Grup J membuat posisi mereka tergeser dari delapan besar peringkat ketiga terbaik.
Wakil Timur Tengah tampil mengecewakan
Sejumlah tim Timur Tengah lainnya juga gagal memberikan hasil maksimal. Qatar, Arab Saudi, Irak, dan Yordania semuanya tersingkir di fase grup dengan catatan yang beragam namun cenderung negatif.
Qatar menjadi salah satu sorotan setelah menelan kekalahan telak 0-6 dari Kanada dan finis tanpa poin. Irak juga tampil buruk dengan kekalahan besar dari Senegal dan Norwegia, membuat mereka terpuruk di dasar klasemen.
Arab Saudi tampil sedikit lebih baik dengan mengoleksi dua poin, termasuk hasil imbang melawan Uruguay dan Cape Verde, meski tetap tersingkir setelah kalah dari Spanyol.
Yordania, meski debutan, mampu mencetak gol di setiap pertandingan tetapi gagal meraih satu pun poin. Sementara Uzbekistan juga menutup turnamen sebagai juru kunci grup tanpa kemenangan.
Evaluasi besar bagi sepak bola Asia
Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 menjadi ajang evaluasi penting bagi sepak bola Asia. Dari sembilan wakil, hanya dua yang mampu menembus fase gugur, sementara tujuh lainnya tersingkir lebih awal.
Kelemahan utama terlihat pada aspek pertahanan dan konsistensi permainan, terutama di kalangan tim-tim Timur Tengah yang banyak kebobolan dalam jumlah besar.
Meski demikian, keberhasilan Jepang dan Australia tetap menjadi catatan positif yang menunjukkan bahwa Asia masih mampu bersaing di level tertinggi—meski jalan menuju dominasi masih panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































