HUT RI ke-81, Menteri dan Wamen Diterjunkan ke NTT Pascagempa

49 minutes ago 1

HUT RI ke-81, Menteri dan Wamen Diterjunkan ke NTT Pascagempa

Menteri Sekretaris Negara (Menseneg) Prasetyo Hadi. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dipusatkan di Istana Merdeka, Jakarta. Sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih ditugaskan memimpin upacara di berbagai daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih menghadapi dampak gempa bumi. Pemerintah menegaskan penanganan bencana tetap menjadi prioritas di tengah rangkaian peringatan hari kemerdekaan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan beberapa anggota Kabinet Merah Putih melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di luar Jakarta.

Salah satu pejabat yang mendapat penugasan tersebut adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Menurut Prasetyo, Trenggono memimpin upacara peringatan kemerdekaan di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penugasan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan upacara nasional yang berlangsung serentak di berbagai wilayah Indonesia pada peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini.

NTT Menjadi Lokasi Sejumlah Menteri dan Wakil Menteri

Selain Sulawesi Tenggara, perhatian pemerintah juga tertuju pada Nusa Tenggara Timur yang beberapa waktu terakhir terdampak gempa bumi.

Prasetyo menjelaskan sejumlah menteri dan wakil menteri berada di NTT untuk memimpin upacara kemerdekaan sekaligus memantau perkembangan penanganan bencana.

"Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan, dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur," kata Prasetyo sebelum upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Keberadaan para pejabat tersebut, menurut Prasetyo, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah tersebut.

Penanganan Gempa Tetap Menjadi Prioritas

Prasetyo menegaskan pemerintah berupaya memastikan proses penanganan dampak gempa berjalan dengan baik meskipun bangsa Indonesia sedang merayakan Hari Kemerdekaan.

Pemerintah ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan yang diperlukan di tengah momentum nasional tersebut.

"Di tengah-tengah kita merayakan kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin terkena bencana itu semua tertangani dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penjelasan pemerintah mengenai kehadiran sejumlah pejabat negara di NTT saat pelaksanaan upacara kemerdekaan berlangsung.

Antusiasme Warga Hadiri Upacara di Istana

Di sisi lain, Prasetyo mengungkapkan tingginya minat masyarakat untuk menghadiri langsung upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Pemerintah pada awalnya menyiapkan sekitar 8.100 kursi bagi masyarakat yang memperoleh kesempatan mengikuti upacara secara langsung.

Namun tingginya antusiasme warga membuat panitia melakukan penambahan kapasitas tempat duduk.

Menurut Prasetyo, panitia menambah dua blok kursi tambahan guna mengakomodasi masyarakat yang ingin menyaksikan peringatan kemerdekaan dari kawasan Istana.

Tambahan kapasitas tersebut terdiri atas 1.700 kursi untuk pelaksanaan upacara pagi dan 1.700 kursi lainnya untuk prosesi penurunan bendera pada sore hari.

Tenda dan Layar Lebar Disiapkan di Sekitar Istana

Pemerintah juga menyediakan fasilitas bagi masyarakat yang belum memperoleh war ticket namun tetap ingin mengikuti rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Salah satu fasilitas yang disiapkan berada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Di lokasi tersebut, pemerintah menyediakan tenda dan layar lebar sehingga masyarakat tetap dapat menyaksikan jalannya upacara dari area sekitar Istana.

"Di sana ada tenda, ada layar lebar untuk bisa mengikuti semua prosesi yang ada di dalam halaman Istana," jelas Prasetyo.

Meski berbagai upaya telah dilakukan untuk menambah kapasitas penonton, Prasetyo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum berhasil memperoleh tiket setelah melakukan pendaftaran.

Ajakan Memberikan Pengabdian Terbaik untuk Indonesia

Menurut Prasetyo, tingginya minat masyarakat mengikuti upacara kemerdekaan secara langsung mencerminkan semangat kebangsaan dan antusiasme dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa melalui pengabdian di bidang masing-masing.

"Mari semua kita bekerja keras memberikan pengabdian yang terbaik untuk menjadikan Indonesia berdaulat, Indonesia yang benar-benar adil, Indonesia yang makmur untuk semuanya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |