UMY Buka Prodi AI dan Bisnis Digital Minat Pendaftar Asing Naik

14 hours ago 4

UMY Buka Prodi AI dan Bisnis Digital Minat Pendaftar Asing Naik Gedung UMY. - ist - UMY

Harianjogja.com, JOGJA— Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memperluas program studi dengan membuka sejumlah jurusan baru yang berfokus pada kebutuhan era digital. Langkah ini sekaligus diiringi peningkatan minat mahasiswa asing di tengah dinamika global.

Mulai tahun akademik ini, kampus menghadirkan tiga program sarjana baru, yakni Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), Bisnis Digital, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Ketiganya dirancang untuk menjawab kebutuhan industri sekaligus memperkuat daya saing lulusan.

Sekretaris Universitas UMY, Bachtiar Dwi Kurniawan, menjelaskan pembukaan prodi tersebut didasarkan pada kajian transformasi digital yang berkembang pesat. Menurutnya, prodi baru ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas bidang ilmu terapan.

“Kehadirannya akan memperkuat portofolio UMY, terutama pada rumpun ilmu yang dibutuhkan industri teknologi saat ini,” ujarnya.

Tidak hanya di jenjang sarjana, UMY juga memperkuat sektor pascasarjana. Kampus telah mengantongi izin pembukaan Program Doktor Hukum. Sementara itu, dua program doktor lainnya—Ilmu Hubungan Internasional dan Akuntansi—masih dalam proses pengajuan.

Penambahan program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas riset dan inovasi di lingkungan akademik. Menurut Bachtiar, pembukaan prodi baru menjadi langkah penting di tengah kecenderungan kejenuhan pada program studi konvensional.

“Kami menghadirkan inovasi yang selaras dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan dengan kebutuhan masa depan,” katanya.

Selain penguatan akademik, UMY juga melakukan penyesuaian kebijakan pembayaran uang kuliah. Mulai tahun ini, mahasiswa diberi kemudahan dengan skema pembayaran bertahap.

Mahasiswa cukup membayar setengah biaya pendidikan di awal semester. Sisanya dapat dilunasi setelah ujian tengah semester, sehingga beban finansial menjadi lebih ringan.

Di sisi lain, tren positif terlihat dari meningkatnya jumlah pendaftar mahasiswa asing. Bachtiar menyebut kondisi geopolitik global yang tidak stabil justru mendorong minat studi ke kampus ini.

Target utama perekrutan mahasiswa internasional diarahkan ke kawasan Asia Selatan dan Afrika Utara. Bahkan, mahasiswa dari negara terdampak konflik seperti Afghanistan menunjukkan minat tinggi untuk melanjutkan studi di UMY.

Untuk menjaga daya tarik tersebut, UMY menyediakan dua skema beasiswa bagi mahasiswa internasional. Skema Full Scholarship mencakup biaya pendidikan dan akomodasi, sedangkan Partial Scholarship menanggung biaya kuliah dengan biaya hidup ditanggung mandiri.

Dengan pembukaan prodi baru, fleksibilitas pembayaran, serta peningkatan mahasiswa asing, UMY berupaya memperkuat posisinya sebagai kampus yang adaptif terhadap perubahan global dan kebutuhan industri masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |