UI Teratas Se-Indonesia di Kampus Asia, UNS Salip BINUS

8 hours ago 3

UI Teratas Se-Indonesia di Kampus Asia, UNS Salip BINUS Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA--Dunia pendidikan tinggi Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Sebanyak 65 perguruan tinggi dalam negeri berhasil menembus daftar prestisius THE Asia University Rankings (THE AUR) 2026 yang resmi dirilis oleh Times Higher Education dan dilihat pada Jumat (24/4/2026).

Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas akademik dan riset universitas di Tanah Air semakin diakui di level benua. Universitas Indonesia (UI) kembali membuktikan taringnya dengan mempertahankan posisi sebagai kampus terbaik nasional. UI menempati peringkat 201–250 se-Asia dengan perolehan skor akhir antara 42,8 hingga 45,9, sekaligus menjadi representasi utama kekuatan edukasi Indonesia di mata dunia.

Persaingan ketat justru terlihat pada lapis berikutnya, di mana perguruan tinggi dari berbagai daerah mulai menunjukkan taringnya. Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Sebelas Maret (UNS) berbagi posisi di peringkat 351–400 dengan skor identik 36,4–38,2. Melesatnya UNS hingga sejajar dengan kampus-kampus raksasa yang lebih dulu mapan menjadi kejutan manis dalam pemeringkatan tahun ini.

Dominasi Kampus Negeri dan Prestasi Swasta

Di sektor swasta, BINUS University berhasil mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. Kampus ini bertengger di kelompok peringkat 401–500 dengan raihan skor 33,7–36,3. Keberhasilan BINUS ini menunjukkan bahwa standar kualitas pendidikan swasta kini sudah mampu bersaing di level kontinental.

Sementara itu, kelompok peringkat 501–600 dihuni oleh nama-nama besar lainnya seperti Universitas Diponegoro (Undip), IPB University, dan Universitas Airlangga (Unair). Ketiganya mencatatkan skor pada rentang 30,9 hingga 33,6. Menutup daftar 10 besar nasional, terdapat Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berada di kelompok 601–800.

Tantangan Menuju 100 Besar Asia

Pemeringkatan THE AUR 2026 ini bukan perkara mudah karena melibatkan 929 universitas dari 36 negara. Penilaian didasarkan pada 18 indikator ketat yang mencakup aspek pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset (sitasi), perspektif internasional, hingga kolaborasi dengan dunia industri.

Meski jumlah kampus yang masuk daftar terus meningkat, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang besar. Hingga saat ini, belum ada satu pun perguruan tinggi dalam negeri yang mampu menembus jajaran 100 besar Asia. Realitas ini menjadi pelecut semangat bagi institusi pendidikan tinggi nasional untuk terus menggenjot kualitas publikasi riset internasional dan memperkuat inovasi industri di masa depan.

Masuknya 65 kampus ini memang menjadi angin segar, namun sekaligus pengingat bahwa persaingan global, terutama dengan kampus-kampus di Asia Timur, masih sangat terbuka lebar dan menuntut konsistensi perbaikan mutu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |