
Kondisi truk muatan paket yang mengalami kebakaran di Tol Semarang-Solo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (27/6/2026) dini hari. (Istimewa)
Harianjogja.com, SEMARANG— Sebuah truk pengangkut paket tujuan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terbakar hebat di ruas Tol Semarang–Solo KM 464+500 A, tepatnya di wilayah Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Sabtu (27/6/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh muatan paket di dalam kendaraan tersebut hangus terbakar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan, menjelaskan laporan kebakaran pertama kali diterima dari pihak Jasa Marga pada pukul 00.14 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 1 Damkar Kota Salatiga langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Petugas menerima laporan pukul 00.14 WIB dan dalam waktu lima menit dua unit armada langsung diberangkatkan ke lokasi,” ujar Ponco, Sabtu.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membesar dan melalap sebagian besar badan truk. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api dengan cepat menjalar ke bagian muatan yang berisi paket. Setelah upaya intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 02.53 WIB.
Berdasarkan hasil penanganan awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh kerusakan pada bagian as roda truk. Kerusakan tersebut menyebabkan percikan api muncul dari area ban, yang kemudian merambat ke bodi kendaraan hingga akhirnya membakar seluruh muatan.
Truk bernomor polisi B 9995 TDE tersebut dikemudikan oleh Dennys, warga Wae Maras, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, NTT. Beruntung, sopir berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat seluruh paket yang diangkut tidak dapat diselamatkan. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian akibat kebakaran tersebut.
Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Salatiga mengerahkan dua armada utama, yakni unit dengan nomor lambung H 8240 XB dan H 8047 XB. Untuk memastikan pasokan air mencukupi, petugas juga melakukan pengisian ulang sekitar 9 meter kubik air dari Hydrant Sukowati.
Penanganan insiden ini turut melibatkan berbagai pihak, antara lain Jasa Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga, serta tim pemadam dari Kabupaten Semarang yang berasal dari Pos Tengaran, Getasan, dan Ambarawa. Selain itu, truk suplai air milik Jasa Marga juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Setelah proses pendinginan selesai dan api dipastikan benar-benar padam, lokasi kejadian dinyatakan aman. Arus lalu lintas di ruas Tol Semarang–Solo yang sempat terganggu akhirnya kembali normal.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Aparat juga mengimbau para pengemudi untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan guna mencegah kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































