Tekan Anggaran, Pemkot Jogja Pangkas BBM dan Perjalanan Dinas

9 hours ago 5

Tekan Anggaran, Pemkot Jogja Pangkas BBM dan Perjalanan Dinas Ilusrasi kunjungan kerja. - Bisnis Indonesia/Felix Jody Kinarwan

Harianjogja.com, JOGJA — Upaya penghematan anggaran mulai diterapkan serius oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satu langkah yang diambil adalah membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas.

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyatakan setiap mobil dinas hanya diperbolehkan mengisi maksimal lima liter BBM per hari. Adapun sepeda motor dinas dibatasi satu liter per hari. Kebijakan ini akan mulai diberlakukan dalam waktu dekat.

Langkah tersebut diambil untuk menekan beban belanja daerah yang selama ini cukup besar di sektor BBM. Dengan pembatasan ini, Pemkot menargetkan pengeluaran tahunan bisa ditekan signifikan, dari sekitar Rp10,7 miliar menjadi kisaran Rp6 miliar.

Pola Kerja Ikut Disesuaikan

Tak hanya soal BBM, Pemkot juga mengatur ulang sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). Mulai pekan depan, skema work from home (WFH) akan diterapkan setiap hari Jumat.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk layanan publik. Pejabat struktural tetap diwajibkan hadir di kantor, sementara pegawai lainnya diberi fleksibilitas bekerja dari rumah.

Kendaraan Tua Disiapkan untuk Dilelang

Efisiensi juga menyasar aset kendaraan. Pemkot akan melakukan pendataan ulang terhadap kendaraan dinas, khususnya yang sudah berusia tua dan tidak efisien.

Unit yang dinilai boros dan rawan rusak akan dilepas melalui mekanisme lelang. Kebijakan ini diharapkan dapat merampingkan jumlah kendaraan operasional sekaligus menekan biaya perawatan.

“Tidak semua kebutuhan harus dipenuhi dengan kendaraan dinas. Yang sudah tidak efisien lebih baik dilepas,” ujar Hasto.

Perjalanan Dinas dan Mobilitas Dibatasi

Selain itu, frekuensi perjalanan dinas ASN juga dipangkas. Perjalanan dalam negeri dikurangi hingga separuh, sedangkan perjalanan luar negeri ditekan lebih jauh.

ASN pun mulai diarahkan untuk mengubah kebiasaan mobilitas. Untuk aktivitas jarak dekat, pegawai dianjurkan berjalan kaki atau menggunakan sepeda.

Hasto menegaskan, dirinya juga akan mengikuti aturan pembatasan BBM tersebut sebagai bentuk komitmen.

Kendati berbagai kebijakan efisiensi diterapkan, Pemkot memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa penurunan kualitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |