Tabrak Pembatas, Pemotor Tewas di Jalan Perbatasan Semin-Sukoharjo

8 hours ago 2

Tabrak Pembatas, Pemotor Tewas di Jalan Perbatasan Semin-Sukoharjo

Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Polsek Semin mengimbau kepada pengendara terus berhati-hati saat berkendara di jalan. Hal ini tak lepas adanya kecelakaan tunggal yang mengakibatkan seorang pengendara berinsial EP,20, di ruas jalan perbatasan Semin-Watukelir di Padukuhan Karanganyar, Sumberejo, Semin, Senin (22/6/2026) malam.

“Korban adalah pemuda asal Keringan Kidul, Kalurahan Bulurejo, Semin,” kata Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).

Dia menjelaskan, peristiwa kecelakaan maut ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario AB 6586 YX dari arah Watukelir menuju Semin dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba motor yang dikendarai oleng.

Dikarenakan tidak bisa menguasai laju kendaraan, EP menabrak pembatas jalan hingga akhirnya terjatuh. “Warga sempat memberikan pertolongan, tapi karena luka serius, nyawanya tidak bisa ditolong dan meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia. Ia berharap, peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian yang sama tidak terulang.

Mantan Kapolsek Girisubo ini menambahkan, dilihat dari kondisi, ruas jalan di wilayah perbatasan dengan Sukoharjo relative bagus karena sudah dicor beton. Meski demikian, bagusnya jalur tidak bisa dipergunakan sembarangan dengan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi untuk menghindari Risiko kecelakaan.

“Jangan kebut-kebutan. Ini demi keselamatan bersama,” katanya.

Selain itu, Wasdiyanto juga meminta kepada pengguna jalan terus menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Salah satunya menggunakan pelindung diri seperti helm bagi pengendara motor dan sabuk untuk pengendara roda empat.

“Tertib berlalulintas menjadi bagian untuk mengurangi Risiko kecelakaan di jalan raya,” kata dia.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa menambahkan, untuk mengurang Risiko kecelakaan di jalanan Bumi Handayani sudah menyiapkan sejumlah program pencegahan. Langkah yang diambil untuk mengurangi Risiko laka lantas dengan menerjunkan personel di jam-jam rawan seperti saat pagi dan sore hari di titik-titik tertentu.

Selain itu, juga ada pemasangan spanduk peringatan di lokasi rawan terjadinya kecelakaan. “Kami terus berupaya agar jumlah laka lantas di Gunungkidul bisa terus ditekan,” katanya.

Damus menambahkan, pencegahan juga difokuskan dengan memberikan sosialisasi dan edukasi ke anak-anakk sekolah. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat tentang meningkatkan kesadaran tentang tertib berlalulintas sejak dini sehingga bisa menjadi pelopor dalam keselamatan di jalan raya.

“Banyak kegiatan sosialisasi dilakuan di sekolah mulai dari kampung tertib lalu lintas hingga safety riding untuk keselamatan,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |