Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, saat ditemui media di Kompleks Kepatihan, Kamis (24/7/2025). - Harian Jogja/LUS
Harianjogja.com, JOGJA— Pesan kuat disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat momen syawalan di Balaikota Jogja, di JOGJA, Selasa (31/3/2026), dengan menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) tidak cukup hanya bekerja administratif, tetapi juga harus berperan membangun peradaban.
Dalam suasana silaturahmi yang melibatkan jajaran Forkopimda dan Pemkot Jogja, Sultan menyoroti pentingnya nilai kemanusiaan dalam pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Menurutnya, ASN harus membawa nilai paseduluran atau persaudaraan sebagai fondasi dalam bekerja, bukan sekadar menjalankan tugas birokrasi.
“Pegawai negeri itu tidak sekadar pegawai kantoran, tapi juga membangun peradaban. Peradaban itu berisi keutamaan perilaku manusia yang bisa mendidik masyarakat,” ujarnya.
Sultan menegaskan, kemampuan administratif tidak akan cukup jika tidak diimbangi dengan sikap dan perilaku yang mencerminkan keteladanan di tengah masyarakat.
Karena ASN berinteraksi langsung dengan publik, mereka dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk nilai sosial melalui sikap sehari-hari.
Dalam momentum Idulfitri, Sultan juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadikannya ruang refleksi untuk memperbaiki diri.
Ia menekankan pentingnya rasa syukur atas capaian spiritual selama Ramadan serta dorongan untuk meningkatkan kepedulian sosial.
Menurutnya, semangat saling memaafkan dan memperkuat paseduluran harus menjadi landasan dalam menjaga harmoni sosial di tengah berbagai tantangan.
Masyarakat pun didorong menjadikan momen ini sebagai penguat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































