Station Wagon Kembali Tren, Ini 9 Rekomendasi Harga Mulai Rp25 Juta

4 hours ago 1

Jumali

Jumali Rabu, 24 Juni 2026 10:57 WIB

Station Wagon Kembali Tren, Ini 9 Rekomendasi Harga Mulai Rp25 Juta

Mazda Vantrend/ Wikipedia

Harianjogja.com, JOGJA—Tren mobil berjenis station wagon atau estate kembali mencuri perhatian pecinta otomotif di Indonesia. Meski sempat kalah pamor dari SUV, mobil wagon kini kembali dilirik karena menawarkan kombinasi ideal antara kabin luas, bagasi besar, dan kenyamanan berkendara layaknya sedan.

Di pasar mobil baru, segmen ini memang cenderung berada di kelas premium dan jumlahnya terbatas. Namun, di pasar mobil bekas, masih banyak pilihan wagon yang terjangkau, terutama dari era 1990-an hingga awal 2000-an yang kini justru diburu kolektor dan penggemar mobil klasik.

Salah satu yang paling ikonik adalah Mazda Vantrend. Mobil berbasis Mazda 323 ini pernah cukup populer di Indonesia dan menjadi salah satu station wagon unik yang dipasarkan resmi oleh Mazda. Menggunakan mesin 1.400 cc dan penggerak roda belakang, Vantrend kini dibanderol sekitar Rp25 juta–Rp45 juta tergantung kondisi.

Dari Suzuki, ada Esteem Estate atau Crescent yang dikenal tangguh dan mudah perawatan. Mengusung mesin G16 1.600 cc, mobil ini banyak masuk melalui jalur importir umum. Harga bekasnya berada di kisaran Rp40 juta–Rp60 juta.

Toyota juga memiliki andalan di segmen ini lewat Corolla Station Wagon generasi 7 dan 8. Ditenagai mesin 4A-FE 1.600 cc yang terkenal bandel, mobil ini kini menjadi incaran kolektor dengan harga bervariasi mulai Rp45 juta hingga lebih dari Rp200 juta tergantung tahun dan kondisi.

Untuk kelas yang lebih mewah, Honda Accord Maestro Estate menawarkan kenyamanan khas sedan premium era 90-an. Mobil ini dikenal sangat langka di Indonesia dan dibanderol sekitar Rp70 juta–Rp120 juta di pasar bekas.

Nissan AD Resort menjadi pilihan wagon fungsional dengan ruang bagasi luas dan mesin GA16DE 1.600 cc. Mobil ini cukup terjangkau di kisaran Rp35 juta–Rp55 juta dan masih banyak digunakan sebagai mobil harian.

Dari Eropa, Volvo 740 dan 940 Estate menjadi favorit karena ketangguhan bodi dan fitur keselamatan yang lebih maju di masanya. Harga bekasnya kini berkisar Rp70 juta hingga Rp150 juta tergantung varian dan kondisi mesin.

Mitsubishi Libero, versi wagon dari Lancer, juga cukup diminati karena tampilan sporty dan potensi modifikasi. Mobil ini dibanderol sekitar Rp60 juta–Rp100 juta di pasar mobil bekas.

Bagi pencinta performa, Subaru Impreza Wagon generasi awal menawarkan sistem AWD dan mesin boxer khas Subaru. Meski tidak dipasarkan resmi di Indonesia, unit bekasnya kini berada di kisaran Rp120 juta–Rp180 juta.

Sementara itu, Hyundai Lantra Sportswagon menjadi opsi paling ekonomis di daftar ini dengan harga sekitar Rp30 juta–Rp50 juta. Meski populasinya terbatas, mobil ini menawarkan fungsi wagon dengan biaya kepemilikan yang relatif rendah.

Sebelum membeli mobil wagon bekas, calon pembeli disarankan untuk memeriksa kondisi bodi belakang, kaki-kaki, serta ketersediaan suku cadang. Usia kendaraan yang sudah tua membuat beberapa komponen lebih rentan aus, terutama pada bagian suspensi dan kelistrikan.

Mobil wagon menawarkan keunggulan utama pada kapasitas bagasi yang besar tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Namun, dimensi panjang dan keterbatasan suku cadang pada beberapa model menjadi pertimbangan penting.

Meski begitu, tren yang kembali naik menunjukkan bahwa mobil wagon bukan sekadar kendaraan utilitarian, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan hobi otomotif yang terus berkembang di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |