Satu Dekade Land of Leisures, 70 Persen Tenant Tahun Ini Brand Lokal

3 hours ago 1

Satu Dekade Land of Leisures, 70 Persen Tenant Tahun Ini Brand Lokal

Land of Leisures 2026 resmi dibuka pada Kamis (25/6/2026) dan akan berlangsung hingga Minggu (28/6/2026) di Atrium Plaza Ambarrukmo. Mengusung tema “A Decade of Leisures”, festival tersebut menghadirkan lebih dari 80 brand pilihan dari sektor fashion, lifestyle, kuliner, hingga komunitas kreatif./ Ist

JOGJA - Land of Leisures (LOL) kembali hadir di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta dengan skala yang lebih besar pada perayaan satu dekadenya. Sebanyak 70% tenant yang tampil tahun ini merupakan brand asal Jogja, meningkat dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 50%.

Land of Leisures 2026 resmi dibuka pada Kamis (25/6/2026) dan akan berlangsung hingga Minggu (28/6/2026) di Atrium Plaza Ambarrukmo. Mengusung tema “A Decade of Leisures”, festival tersebut menghadirkan lebih dari 80 brand pilihan dari sektor fashion, lifestyle, kuliner, hingga komunitas kreatif.

Managing Director Ambarrukmo Group, Haris Susanto, mengatakan capaian 10 tahun penyelenggaraan menjadi tonggak penting bagi Land of Leisures yang terus berkembang sebagai salah satu festival lifestyle terbesar di Yogyakarta.

“Sepuluh tahun ini menjadi sebuah milestone bagi kami. Selama ini kami mencoba menginspirasi dan ternyata formula yang kami jalankan cocok untuk masyarakat Yogyakarta,” katanya saat Opening Ceremony Land of Leisures 2026, Kamis.

Menurut Haris, peningkatan porsi tenant lokal menunjukkan semakin banyak merek asal Jogja yang dinilai siap bersaing di pasar nasional maupun internasional. Dari lebih dari 300 pendaftar, hanya 80 tenant yang lolos proses kurasi untuk tampil dalam festival tahun ini.

“Tahun ini 70% tenant berasal dari Yogyakarta, yang biasanya hanya sekitar 50%. Ini menunjukkan banyak brand yang sedang berkembang dari Yogyakarta dan sudah siap berkancah lebih luas,” jelasnya.

Selain menambah jumlah tenant, penyelenggara juga menghadirkan inovasi sistem pembayaran digital melalui QRIS Tap hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia dan BCA. Teknologi tersebut memungkinkan pengunjung melakukan pembayaran tanpa perlu memindai kode QR.

Kehadiran QRIS Tap akan mempercepat proses transaksi sehingga pengalaman berbelanja menjadi lebih nyaman meskipun jumlah tenant dan pengunjung meningkat.

“Harapannya transaksi di tempat kami, mau beli apa pun, bisa dilakukan dalam waktu yang singkat,” katanya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hermanto, menyebut penggunaan QRIS di Yogyakarta terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Saat ini jumlah pengguna QRIS di DIY telah mendekati 1,1 juta orang dengan nilai transaksi bulanan mencapai Rp6 triliun hingga Rp6,5 triliun.

“Volume transaksinya sekitar 60 juta sampai 70 juta transaksi per bulan. Ini menunjukkan penggunaan QRIS di Yogyakarta sangat tinggi,” ujarnya.

Hermanto menjelaskan QRIS kini telah digunakan lintas negara, termasuk Thailand, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan China. Menurutnya, wisatawan Malaysia menjadi kelompok pengguna QRIS terbanyak di Yogyakarta.

Pada Land of Leisures 2026, Bank Indonesia juga membuka booth khusus untuk memperkenalkan pengalaman bertransaksi menggunakan QRIS Tap. Pengunjung yang mencoba layanan tersebut berkesempatan memperoleh voucher belanja.

Selain menghadirkan puluhan tenant, Land of Leisures 2026 juga dimeriahkan rangkaian pertunjukan musik dalam sesi Music Room selama empat hari. Sejumlah musisi nasional seperti Matter Mos, Namoy Budaya, Awan .Feast, dan Man Osman dijadwalkan tampil.

Panggung festival juga menjadi ruang bagi musisi lokal Yogyakarta, di antaranya Domapine, Notyourwife, Liburan di Rumah, dan Pemuntjak untuk menunjukkan karya mereka kepada pengunjung. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |