Newswire Minggu, 13 September 2026 12:27 WIB

Juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia (kiri) dan penantangnya, Conor Benn./Laman resmi WBC\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Ryan Garcia berhasil mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter (66,7 kg) World Boxing Council (WBC) setelah menang technical knockout (TKO) atas Conor Benn di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu WIB.
Dikutip dari WBC, Garcia menghentikan pertarungan pada ronde kedua setelah melancarkan serangkaian serangan bertubi-tubi yang membuat wasit memutuskan untuk turun tangan. Kemenangan tersebut sekaligus menjaga status Garcia sebagai juara dunia kelas welter WBC.
Conor Benn Agresif Sejak Ronde Pertama
Benn langsung tampil agresif sejak ronde pertama. Petinju asal Inggris itu berusaha mengambil inisiatif serangan dan mendikte jalannya pertarungan dengan terus memberikan tekanan kepada Garcia.
Beberapa kali Benn mampu membuat Garcia berada dalam posisi sulit. Namun, sang juara tetap tenang dan berusaha membaca celah dari pertahanan lawannya.
Garcia tidak hanya mengandalkan pertahanan. Petinju Amerika Serikat tersebut beberapa kali membalas tekanan Benn melalui serangan balik yang cepat dan akurat setiap kali lawannya membuka ruang.
Seiring berjalannya ronde pertama, Garcia mulai menemukan ritme pertarungannya. Sebuah pukulan hook kiri berhasil menembus pertahanan Benn dan menjadi salah satu serangan penting yang membuat Garcia mulai mengambil kendali.
Benn tetap mempertahankan gaya bertarung agresif dengan terus maju dan melancarkan kombinasi pukulan. Namun, Garcia mampu menjaga jarak sekaligus memanfaatkan kecepatan tangan dan akurasi pukulannya untuk meredam tekanan petinju Inggris tersebut.
Garcia Jatuhkan Benn di Ronde Kedua
Memasuki ronde kedua, Benn kembali berusaha menekan Garcia sejak awal. Namun, momentum pertarungan kemudian berubah setelah Garcia berhasil melepaskan uppercut keras yang mengenai Benn.
Pukulan tersebut membuat pertahanan Benn mulai terbuka. Garcia pun mendapatkan kesempatan untuk melancarkan serangan berikutnya.
Setelah sempat gagal dengan hook kiri andalannya, Garcia dengan cepat melepaskan pukulan kanan keras yang tepat mengenai dagu Benn. Pukulan itu membuat Benn terhempas ke kanvas dan terjatuh untuk menjalani hitungan wasit.
Benn masih mampu menjawab hitungan hingga hitungan ke-10 dan kembali berdiri untuk melanjutkan pertarungan. Namun, Garcia tidak memberikan kesempatan bagi lawannya untuk memulihkan kondisi.
Begitu pertarungan dilanjutkan, Garcia langsung melancarkan serangkaian serangan. Ia terus menghujani Benn dengan kombinasi pukulan dari berbagai arah.
Benn berusaha menahan sebagian serangan dan menghindari pukulan lainnya dengan bergerak menjauh. Namun, tekanan Garcia semakin sulit dibendung sehingga Benn kesulitan memberikan perlawanan efektif.
Melihat kondisi tersebut, wasit akhirnya turun tangan untuk menghentikan pertarungan. Garcia pun dinyatakan menang TKO atas Benn pada ronde kedua.
Rekor Garcia Jadi 26 Menang
Kemenangan atas Benn membuat Garcia berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBC. Petinju berusia 28 tahun itu juga memperkuat rekor profesionalnya menjadi 26 kemenangan, termasuk 21 kemenangan melalui KO/TKO, dan dua kekalahan.
Hasil tersebut menjadi tambahan penting dalam perjalanan Garcia di kelas welter. Ia mampu mempertahankan sabuk juara dunia setelah menghadapi Benn yang sejak awal berusaha memberikan tekanan melalui gaya bertarung agresif.
Bagi Benn, kekalahan tersebut menggagalkan ambisinya untuk merebut sabuk juara dunia milik Garcia. Rekor profesional petinju Inggris itu kini menjadi 25 kemenangan, termasuk 14 melalui KO, dan dua kekalahan.
Pertarungan di T-Mobile Arena tersebut akhirnya menjadi milik Garcia setelah serangan beruntun pada ronde kedua memaksa wasit menghentikan duel. Sabuk juara dunia kelas welter WBC pun tetap berada di tangan petinju Amerika Serikat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































