
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan. - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO— Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Wates pada Sabtu (12/9/2026) malam untuk menyaksikan penampilan Abah Lala dan Saleho. Kegiatan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulonprogo yang akan berlangsung hingga akhir Oktober 2026.
Kick off Hari Jadi ke-75 Kulonprogo juga ditandai dengan peluncuran logo resmi hasil sayembara. Logo tersebut merupakan karya Meyrinda Fitri Santoso yang terpilih melalui partisipasi aktif masyarakat umum.
Penampilan Abah Lala dan Saleho menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut. Kehadiran dua penampil itu diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti rangkaian peringatan hari jadi.
"Diharapakan dapat menghadirkan hiburan segar sekaligus menambah antusiasme masyarakat untuk hadir dan menyemarakkan kick off hari jadi ke-75 Kulonprogo," ujar Ketua Panitia I Hari Jadi ke-75 Kulonprogo, Aspiyah kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).
Usung Tema Satu Jiwa, Satu Rasa
Peringatan Hari Jadi ke-75 Kulonprogo tahun ini mengusung tema Satu Jiwa, Satu Rasa, Dari Kulonprogo untuk Indonesia.
Aspiyah mengatakan tema tersebut menggambarkan kepedulian sekaligus rasa memiliki masyarakat terhadap daerah. Selain itu, tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Menurutnya, tema tersebut juga membawa harapan agar setiap karya dan potensi yang lahir dari Kulonprogo dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Momentum hari jadi tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan masyarakat. Berbagai kegiatan akan mengisi rangkaian peringatan hingga akhir Oktober 2026.
Bupati Dorong Akselerasi Pembangunan
Sementara itu, Bupati Kulonprogo Agung Setyawan menilai usia ke-75 menjadi momentum penting bagi daerah untuk mempercepat pembangunan. Akselerasi tersebut diharapkan berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
"Di usia yang ke-75 ini, besar harapan saya Kulonprogo akan semakin tumbuh berkembang dan menjadikan kesejahteraan bagi masyarakatnya," ujarnya.
Agung mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo saat ini tengah fokus menyiapkan landasan hukum yang kokoh untuk menarik investor masuk ke Bumi Binangun. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Menurut Agung, perbaikan regulasi menjadi salah satu bagian dari strategi pembangunan daerah. Di sisi lain, pembangunan fisik juga terus diarahkan ke wilayah pinggiran dan perbatasan Kulonprogo.
"Pembangunan sudah mulai kita laksanakan di ujung-ujung (wilayah), meskipun belum bisa memenuhi seluruh harapan masyarakat. Namun di tengah kesulitan anggaran, kita tetap optimistis untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kulonprogo," ungkapnya.
Pemkab Siapkan Lebih Banyak Ruang Publik
Agung menambahkan Pemkab Kulonprogo juga berkomitmen menyediakan lebih banyak ruang publik dan sarana hiburan bagi masyarakat. Selama ini, keberadaan ruang publik dan sarana hiburan tersebut dinilai masih kurang di wilayah Kulonprogo.
Pemerintah berharap penambahan ruang publik tidak hanya memberikan tempat bagi masyarakat untuk beraktivitas, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian warga lokal.
Agung mengatakan agenda hiburan dan kegiatan kemasyarakatan akan terus dihadirkan secara berkala. Selain membangkitkan perekonomian warga, kegiatan tersebut diharapkan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengapresiasi budaya.
Dengan dimulainya rangkaian Hari Jadi ke-75, Pemkab Kulonprogo mendorong momentum perayaan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk membangun daerah. Tema Satu Jiwa, Satu Rasa, Dari Kulonprogo untuk Indonesia menjadi pijakan untuk memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus mendorong potensi daerah agar memberikan kontribusi lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































