Newswire Minggu, 13 September 2026 11:47 WIB
Harianjogja.com, PALU— Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan untuk mencari tujuh pendaki yang masih terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah kehabisan logistik makanan.
Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal mengatakan laporan mengenai kondisi para pendaki diterima Basarnas dari rekan mereka pada Minggu (13/9). Tujuh pendaki tersebut membutuhkan bantuan karena persediaan makanan mereka telah habis.
"Laporan kami terima dari rekan mereka, para pendaki kehabisan logistik di Pos 3 sehingga membutuhkan bantuan," kata Muh Rizal di Palu, Minggu.
11 Orang Mendaki Gunung Nokilalaki
Rizal menuturkan sekitar 11 orang melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki pada Sabtu (12/9). Mereka mulai mendaki sekitar pukul 07.00 WITA dengan rencana melanjutkan perjalanan hingga ke puncak.
Namun, kondisi persediaan logistik makanan membuat perjalanan mereka terhenti. Para pendaki tidak dapat segera turun dari gunung karena kehabisan bekal.
Dari sekitar 11 orang tersebut, empat pendaki akhirnya memaksakan diri turun dari gunung untuk mencari bantuan. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar pukul 06.15 WITA.
"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung, berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 WITA," ujarnya.
Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
Setelah menerima laporan, Basarnas langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian. Tim SAR diberangkatkan sekitar pukul 06.32 WITA menggunakan kendaraan angkut personel milik Basarnas menuju kaki Gunung Nokilalaki.
Tujuh pendaki yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Rani (18), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, dan Iman.
Untuk mendukung operasi pencarian, Basarnas membawa sejumlah perlengkapan. Peralatan tersebut meliputi mobil angkut personel, peralatan mendaki gunung, alat navigasi, alat komunikasi, peralatan medis, hingga peralatan evakuasi.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri atas personel Basarnas, keluarga korban, dan masyarakat. Tim diharapkan dapat segera menemukan tujuh pendaki yang masih berada di Gunung Nokilalaki.
"Tim SAR gabungan yakni personel Basarnas, keluarga korban dan masyarakat. Harapan kami tujuh orang itu dapat segera ditemukan," ucap Rizal.
Hingga Minggu pukul 11.10 WITA, Basarnas belum menerima informasi terbaru mengenai kondisi maupun keberadaan tujuh pendaki dari tim yang berada di lapangan.
"Tentunya perkembangan informasi akan kami sampaikan ke publik," kata Muh Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































