Rating Tertinggi untuk Quinones saat Meksiko Bikin Sejarah

4 hours ago 1

Jumali

Jumali Rabu, 01 Juli 2026 13:47 WIB

Rating Tertinggi untuk Quinones saat Meksiko Bikin Sejarah

Julian Quinones/Instagram: miseleccionmx

Harianjogja.com, JOGJA—Julian Quinones tampil sebagai figur paling menentukan dalam kemenangan Meksiko atas Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Satu gol dan satu assist yang dicatatkan pemain Al Qadsiah tersebut mengantar El Tri menang 2-0 sekaligus mengakhiri penantian panjang publik Meksiko untuk kembali merasakan kemenangan di fase gugur Piala Dunia.

Penampilan impresif itu membuat Quinones memperoleh rating tertinggi dalam pertandingan menurut Whoscored, yakni 8,3. Angka tersebut menjadi cerminan pengaruh besarnya dalam permainan Meksiko, baik saat membangun serangan maupun ketika menciptakan peluang berbahaya di depan gawang lawan.

Berkat hasil tersebut, Meksiko memastikan tiket ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga Inggris melawan Republik Demokratik Kongo pada Senin (6/7/2026). Kemenangan di Stadion Azteca juga menjadi kemenangan fase gugur pertama El Tri sejak menyingkirkan Bulgaria pada Piala Dunia 1986.

Tidak hanya mengakhiri penantian panjang, hasil itu turut memperpanjang rekor tak terkalahkan Meksiko menjadi 10 pertandingan Piala Dunia di Stadion Azteca. Catatan tersebut semakin mempertegas status stadion legendaris itu sebagai salah satu markas paling sulit ditaklukkan dalam sejarah turnamen.

Sebelum pertandingan dimulai, cuaca buruk sempat memaksa panitia menunda kickoff selama satu jam. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi antusiasme para pendukung tuan rumah yang memadati stadion.

Dukungan suporter justru menjadi energi tambahan bagi tim asuhan Javier Aguirre. Sejak menit-menit awal, Meksiko langsung mengambil inisiatif serangan melalui Gilberto Mora dan Raul Jiménez yang beberapa kali mengancam pertahanan Ekuador.

Di tengah dominasi tersebut, Ekuador sempat memberikan perlawanan melalui John Yeboah. Namun peluang terbaik mereka hanya menghasilkan bola yang membentur tiang gawang.

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-22 ketika Quinones menunjukkan kualitas individunya. Memanfaatkan ruang di sisi kiri pertahanan lawan, ia melakukan penetrasi ke area berbahaya sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Hernan Galíndez. Gol itu menjadi gol ketiganya sepanjang Piala Dunia 2026.

Atmosfer Stadion Azteca semakin bergemuruh setelah Meksiko menggandakan keunggulan beberapa menit kemudian.

Kali ini Quinones kembali berperan penting. Ia bekerja sama dengan Raul Jiménez dalam sebuah kombinasi cepat yang berujung gol kedua Meksiko. Jiménez menyelesaikan peluang tersebut dengan tendangan melengkung yang membuat Galíndez tidak berkutik.

Keunggulan dua gol membuat Meksiko tampil lebih tenang pada babak kedua. Sementara itu, Ekuador berusaha bangkit melalui sejumlah pergantian pemain yang dilakukan pelatih Sebastian Beccacece.

Meski demikian, organisasi permainan Meksiko tetap terjaga. Lini belakang tampil disiplin dan berhasil memutus berbagai upaya serangan lawan sehingga Ekuador kesulitan menciptakan peluang bersih.

Meksiko bahkan masih mampu menciptakan ancaman tambahan. Cesar Montes hampir memperbesar keunggulan melalui sundulan keras yang memaksa Galíndez melakukan penyelamatan penting. Johan Vasquez juga memperoleh kesempatan dari situasi bola mati meski belum mampu mengonversinya menjadi gol.

Harapan Ekuador untuk bangkit semakin menipis ketika Piero Hincapie menerima kartu merah pada penghujung pertandingan akibat tindakan konfrontatif terhadap lawan. Bermain dengan 10 pemain membuat La Tri gagal memberikan tekanan berarti hingga peluit panjang dibunyikan.

Selain memastikan tiket ke babak 16 besar, kemenangan ini juga memperpanjang catatan clean sheet Meksiko menjadi empat pertandingan berturut-turut di Piala Dunia 2026. Keseimbangan antara pertahanan yang kokoh dan lini depan yang efektif menjadi modal berharga bagi El Tri menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase berikutnya.

Di tengah performa kolektif yang terus meningkat, nama Julian Quinones muncul sebagai simbol kebangkitan Meksiko di turnamen ini. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari gol dan assist, tetapi juga dari kemampuannya membuka ruang, menggerakkan serangan, serta menjadi pemain yang paling berpengaruh dalam kemenangan bersejarah yang kembali membangkitkan optimisme publik Meksiko untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |