Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, bersama dengan Wakil Bupati, Sahid, serta Dandim 0705/Magelang, Letkol Inf Afrizal Rakhman dan Ketua DPRD, Sakir, mengunjungi rumah duka, Rabu (31/3/2026) petang. - Ist/Dok
Harianjogja.com, MAGELANG—Kabar duka menyelimuti keluarga Sertu Muhammad Nur Ichwan, prajurit TNI Satgas Kontingen Garuda UNIFIL Lebanon, yang gugur saat bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.
Malam sebelum gugur, Sertu Ichwan sempat mengirim pesan panjang terakhir kepada sang istri, Hana Dita Anjani, 26, berisi ucapan terima kasih telah menjadi pendamping hidupnya. Hana mengaku tidak menyangka itu adalah pesan terakhir. “Kalau firasat, saya berusaha tetap berpikir positif. Tapi beliau sempat kirim pesan panjang, ucapan terima kasih sudah menjadi istri dan ibu. Mungkin itu salah satunya,” kata Hana, Rabu (31/3/2026).
Sertu Ichwan meninggalkan seorang istri dan anak perempuan yang baru berusia 7 bulan. Lahir di Magelang pada 12 Mei 2000, ia merupakan putra pertama almarhum Isyadi dan Zeniah. Sejak 2019, Sertu Ichwan berdinas di Bakesdam IX/Udayana dan bertugas di staf kesehatan RSAD Udayana sebelum diberangkatkan ke Lebanon.
Ketua RT setempat, Safrodin, menyebut keluarga baru mendapat kepastian kabar duka pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. “Kemarin belum jelas hanya simpang siur. Baru pagi ini dari Yogyakarta jam 08.00 WIB,” ujarnya.
Suasana haru terlihat jelas di kediaman orang tua almarhum di Dusun Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. Rabu petang, Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wakil Bupati Sahid, Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman, dan Ketua DPRD Sakir hadir melayat serta menyampaikan belasungkawa.
“Tentu kita mewakili Pemkab Magelang sangat bangga ada putra terbaik kita ikut misi perdamaian. Namun, sayangnya Sertu Ichwan gugur dalam tugas,” kata Grengseng Pamuji.
Letkol Afrizal menambahkan jenazah almarhum masih berada di Lebanon menunggu proses evakuasi. “Semoga bisa segera dikirim ke Indonesia. Untuk perkiraan kapan tiba di rumah duka, saya belum bisa memastikan karena proses manifes dan kargo di sana,” ujarnya.
Rencananya, pemakaman akan dilakukan secara militer. Pihak TNI juga tengah memproses kenaikan pangkat almarhum menjadi Serka Anumerta sebagai penghormatan atas pengorbanannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































