Prabowo Sambut Presiden Jerman, Bahas Investasi hingga Energi

2 hours ago 2

Prabowo Sambut Presiden Jerman, Bahas Investasi hingga Energi

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). - ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Frank-Walter Steinmeier pada Senin (15/6/2026). Lawatan satu hari pemimpin Jerman ke Indonesia ini diproyeksikan menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara di tengah dinamika global.

Berdasarkan agenda resmi, Steinmeier akan disambut dengan upacara kenegaraan di Istana Merdeka. Pertemuan bilateral antara kedua kepala negara akan membahas sejumlah sektor prioritas, mulai dari investasi dan perdagangan, energi hijau, hingga kerja sama pengembangan tenaga kerja terampil dan pertukaran budaya.

Fokus utama pembahasan juga mencakup isu-isu global, termasuk komitmen terhadap demokrasi, pentingnya menjaga tatanan internasional berbasis aturan, serta penguatan kerja sama multilateral di kawasan Indo-Pasifik. Hal ini menjadi krusial mengingat peran Indonesia dan Jerman sebagai kekuatan menengah (middle powers) yang semakin diperhitungkan di panggung dunia.

Selain agenda kenegaraan, kunjungan Steinmeier juga sarat pesan simbolik. Ia dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara, sebelum melintasi Terowongan Silaturahmi menuju Gereja Katedral Jakarta. Rangkaian kunjungan ini menjadi representasi kuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Diplomasi antaragama tersebut dinilai sebagai salah satu fondasi penting dalam hubungan bilateral kedua negara, sekaligus menunjukkan nilai-nilai keberagaman yang terus dijaga di Indonesia.

Tak hanya itu, Presiden Jerman juga dijadwalkan berdialog dengan para akademisi dan peneliti Indonesia. Diskusi ini akan mengangkat isu peran negara-negara middle powers dalam menghadapi perubahan geopolitik global yang semakin kompleks, termasuk tantangan ekonomi, perubahan iklim, dan stabilitas kawasan.

Kunjungan ini turut membawa delegasi dari kalangan bisnis dan riset, yang diharapkan dapat membuka peluang kerja sama konkret, khususnya di sektor investasi berkelanjutan, energi terbarukan, pendidikan vokasi, dan inovasi teknologi.

Selama ini, hubungan Indonesia–Jerman dikenal solid, terutama dalam bidang industri, pendidikan, serta pengembangan energi ramah lingkungan. Lawatan Steinmeier diyakini akan mempercepat realisasi berbagai proyek strategis sekaligus memperluas kolaborasi di masa depan.

Setelah merampungkan agenda di Jakarta, Steinmeier dijadwalkan melanjutkan kunjungannya ke Manila, Filipina, sebagai bagian dari rangkaian tur Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |