PM Thailand Tinggalkan Rolls-Royce, Pilih Mobil Listrik China

7 hours ago 3

PM Thailand Tinggalkan Rolls-Royce, Pilih Mobil Listrik China BYD Dolphin. - Harian Jogja - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, membuat langkah mengejutkan dengan meninggalkan mobil mewah Rolls-Royce miliknya dan beralih ke mobil listrik buatan China di tengah lonjakan harga bahan bakar.

Thai Enquire melaporkan Anutin terlihat menggunakan BYD Sealion 7 berwarna abu-abu gelap saat menuju Gedung Pemerintah pada Rabu (25/3/2026). Langkah ini menjadi simbol perubahan gaya hidup di tengah tekanan krisis energi yang melanda Thailand.

Mobil tersebut diketahui baru dibeli satu hingga dua hari sebelumnya. Menariknya, Anutin tampak duduk di kursi penumpang depan tanpa pengawalan ketat saat menghadiri rapat DPR yang membahas penanganan krisis energi.

Harga BBM Melonjak, Aktivitas Terganggu

Krisis energi di Thailand semakin terasa setelah subsidi pemerintah berakhir, memicu lonjakan harga solar menjadi 38,94 baht atau sekitar Rp20.000 per liter per 26 Maret 2026. Angka ini naik signifikan dari harga normal di kisaran 29,94 baht.

Melansir laporan The Guardian, kondisi di lapangan semakin memburuk dengan munculnya tanda “stok habis” di sejumlah SPBU.

Dampaknya meluas hingga ke aktivitas masyarakat. Beberapa kuil bahkan dilaporkan menghentikan prosesi kremasi karena keterbatasan bahan bakar.

Petani dan Nelayan Paling Terpukul

Kenaikan harga BBM paling terasa di sektor pertanian dan perikanan. Banyak petani di wilayah Ayutthaya tidak dapat mengoperasikan mesin panen karena kekurangan solar.

Sementara itu, nelayan menghadapi ancaman berhentinya aktivitas melaut. Industri perikanan bernilai miliaran dolar disebut berisiko lumpuh jika bantuan bahan bakar tidak segera diberikan.

Warga seperti Theerasin Thanachawaroj mengaku belum pernah menghadapi krisis separah ini dalam tiga generasi. Kekhawatiran juga datang dari Pramote Charoensilp yang menyoroti potensi lonjakan harga pupuk impor menjelang musim tanam Mei.

Langkah Anutin beralih ke mobil listrik kini dipandang sebagai sinyal perubahan arah kebijakan energi. Namun, publik menanti langkah konkret pemerintah agar krisis ini tidak semakin menekan ekonomi, terutama bagi jutaan petani dan nelayan yang terdampak langsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |