Penataan Pantai Sepanjang Butuh Rp16 Miliar, Pemkab Ajukan Danais

5 hours ago 3

Penataan Pantai Sepanjang Butuh Rp16 Miliar, Pemkab Ajukan Danais

Petugas SAR sedang melakukan patroli di kawasan Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Selasa (2/6). /istimewa Satlinmas Rescue Istimewa.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penataan Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, masih membutuhkan anggaran besar untuk dapat diselesaikan secara menyeluruh. Berdasarkan hasil kajian terbaru, kebutuhan dana untuk melanjutkan pengembangan kawasan wisata tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp16 miliar.

Dana tersebut direncanakan untuk membiayai sejumlah pekerjaan lanjutan, mulai dari pembangunan jalur lingkar yang menghubungkan Pantai Sepanjang dengan Pantai Kukup, perbaikan ruas jalan yang rusak sejak pintu masuk kawasan, pembangunan trotoar, penambahan kios pedagang, hingga penyediaan area parkir yang lebih memadai bagi wisatawan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan program penataan Pantai Sepanjang sebenarnya telah berjalan sejak 2025. Tahapan yang sudah terlaksana meliputi pengaspalan jalan serta relokasi 109 pedagang ke lokasi yang dinilai lebih aman karena berada lebih jauh dari bibir pantai.

“Masih dilanjutkan tahun ini dengan membangun talut senilai Rp500 juta,” kata Rakhmadian, Kamis (25/6/2026).

Menurut dia, pembangunan talut tersebut bukan menjadi tahap akhir dari program penataan kawasan Pantai Sepanjang. Masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan agar kawasan wisata tersebut dapat berkembang sesuai rencana yang telah disusun pemerintah daerah.

Rakhmadian menjelaskan, hasil kajian terbaru menunjukkan kebutuhan anggaran tambahan masih cukup besar. Jika seluruh pekerjaan yang direncanakan dihitung secara keseluruhan, dana yang diperlukan diperkirakan mencapai sekitar Rp16 miliar.

“Kalau ditotal yang dibutuhkan masih kurang sekitar Rp16 miliaran,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan ini.

Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan tersebut, Pemkab Gunungkidul mengakui kemampuan anggaran daerah masih terbatas. Karena itu, pemerintah daerah telah mengajukan bantuan pendanaan kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui skema Dana Keistimewaan (Danais).

“Sudah kami ajukan dan mudah-mudahan bisa disetujui agar penataan di Pantai Sepanjang dapat segera terselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan pembangunan talut yang menjadi bagian dari program lanjutan penataan Pantai Sepanjang saat ini masih berada pada tahap perencanaan. Kajian teknis masih dilakukan untuk menentukan kebutuhan pembangunan, termasuk panjang talut yang akan dibuat.

“Pembangunan tentunya disesuaikan dengan pagu anggaran yang dimiliki. Ini masih kita hitung sehingga pembuatan talut belum dimulai,” kata Wadiyana.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian penataan kawasan Pantai Sepanjang bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Upaya tersebut telah diawali dengan perbaikan jalan melalui pengaspalan serta relokasi pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan tepi pantai. Program penataan kawasan wisata Pantai Sepanjang juga akan terus dilaksanakan secara bertahap seiring ketersediaan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan lanjutan yang telah direncanakan pemerintah daerah.

“Masih akan terus dilanjutkan karena penataan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |