Jumali Sabtu, 19 September 2026 15:57 WIB

Logo media sosial Threads. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Platform media sosial Threads menghadirkan fitur pengawasan orang tua atau parental supervision untuk membantu orang tua dan wali memantau sekaligus mengatur aktivitas remaja di platform tersebut.
Fitur ini mulai diluncurkan di kawasan Asia Pasifik pada pekan ini. Melalui Family Center, orang tua dapat melihat durasi penggunaan Threads oleh remaja, menetapkan batas waktu harian, hingga membatasi akses pada hari dan jam tertentu.
Pengawasan tersebut memungkinkan orang tua mengetahui berapa lama remaja menggunakan Threads setiap hari selama satu minggu terakhir. Mereka juga dapat melihat rata-rata waktu penggunaan harian dalam periode yang sama.
Orang tua bisa menetapkan batas waktu penggunaan Threads setiap hari. Jika diperlukan, akses ke platform tersebut juga dapat diblokir pada hari atau jam tertentu.
Apabila Threads digunakan melalui beberapa perangkat, batas waktu yang ditentukan akan dihitung berdasarkan total penggunaan, bukan secara terpisah untuk masing-masing perangkat.
Orang Tua Bisa Atur Jam Tidur
Fitur parental supervision juga menyediakan pengaturan waktu tidur atau sleep mode. Dengan fitur ini, orang tua dapat membatasi atau memblokir akses remaja ke Threads pada malam hari.
Secara bawaan (default), periode sleep mode berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 07.00. Ketika mode tersebut aktif, notifikasi Threads akan dinonaktifkan. Platform ini juga mengaktifkan balasan otomatis secara bawaan.
Selain mengatur waktu penggunaan, orang tua dapat menentukan siapa saja yang diizinkan menandai (tag) akun remaja dalam sebuah unggahan.
Pengaturan privasi dan preferensi konten sensitif pada akun remaja juga dapat dikelola serta disetujui oleh orang tua melalui fitur pengawasan tersebut.
Melengkapi Perlindungan Akun Remaja
Threads menyebut fitur pengawasan orang tua ini melengkapi perlindungan bawaan yang tersedia melalui Akun Remaja atau Teen Accounts.
Akun Remaja secara otomatis menerapkan sejumlah pengaturan perlindungan. Di antaranya, akun dibuat privat dan jenis konten yang dapat dilihat remaja dibatasi.
Untuk pengguna berusia di bawah 16 tahun, orang tua juga dapat menentukan apakah mereka diperbolehkan mengubah pengaturan perlindungan menjadi lebih longgar.
Dengan hadirnya fitur pengawasan ini, orang tua dan wali memperoleh akses ke sejumlah informasi aktivitas serta kontrol tambahan untuk mengatur pengalaman remaja di Threads.
Threads menyatakan fitur tersebut akan terus dikembangkan. Pengembangan itu ditujukan untuk memudahkan orang tua menemukan pengaturan dan memperoleh informasi mengenai aktivitas remaja di berbagai aplikasi Meta.
Fitur pengawasan orang tua Threads dapat diaktifkan melalui Family Center Meta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































