Mau Cepat Punya Relasi Profesional? Ini 6 Tips Networking untuk Gen Z

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Sabtu, 19 September 2026 17:57 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Mendapatkan pekerjaan tidak hanya bergantung pada CV, keterampilan, atau pengalaman magang. Membangun jaringan profesional atau networking juga dapat membantu pencari kerja mengenali peluang dan menjalin hubungan dengan orang-orang di bidang yang mereka minati.

Menurut riset LinkedIn yang dikutip BBC, sebanyak 44% Gen Z menyebut ketiadaan jaringan profesional yang tepat sebagai hambatan terbesar untuk mendapatkan pekerjaan tingkat pemula. Chief Communications Officer LinkedIn, Nicole Leverich, mengatakan jaringan tersebut dapat mulai dibangun dari orang-orang yang sudah dikenal.

“Anda akan terkejut betapa banyak koneksi yang Anda miliki setelah terhubung dengan orang-orang yang satu sekolah dengan Anda, mantan profesor, orang-orang yang Anda temui melalui pekerjaan musim panas, keluarga, dan teman,” kata Leverich.

Berikut enam tips networking yang dapat dicoba pencari kerja, terutama mereka yang baru memulai karier.

1. Mulai dari jaringan yang sudah dimiliki

Membangun jaringan profesional tidak harus dimulai dengan menghubungi orang asing. Pencari kerja bisa terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan teman kuliah, dosen, mantan rekan kerja, keluarga, atau orang yang pernah ditemui saat magang dan mengikuti organisasi.

Koneksi yang sudah ada dapat menjadi langkah awal untuk memperluas relasi ke bidang pekerjaan yang diminati.

2. Lakukan riset dan ucapkan terima kasih

Sebelum menghubungi seseorang, luangkan waktu untuk mencari tahu profil, pekerjaan, dan hal-hal yang pernah mereka bagikan. Pesan yang merujuk pada pengalaman atau unggahan mereka dapat membuat komunikasi terasa lebih relevan.

Sampaikan tujuan secara jelas dan spesifik. Usahakan permintaan tidak terlalu berat atau menyita banyak waktu penerima. Setelah mendapat bantuan atau saran, jangan lupa mengucapkan terima kasih.

3. Bangun relasi sebelum membutuhkannya

Jangan menunggu sampai sedang menganggur atau aktif mencari pekerjaan untuk mulai membangun jaringan. Jika sudah memiliki gambaran industri yang ingin dimasuki, cobalah mengenal orang-orang yang bekerja di bidang tersebut sejak lebih awal.

Hubungan profesional juga tidak harus selalu dimulai dengan meminta bantuan mencari kerja. Percakapan dapat berawal dari keinginan mempelajari pekerjaan, memahami industri, atau bertukar informasi.

4. Biasakan diri melakukan networking

Bagi sebagian orang, menghadiri acara profesional dan memulai percakapan dengan orang yang belum dikenal bisa terasa canggung. Leverich menyarankan agar proses tersebut dijalani secara bertahap.

Salah satu caranya adalah menghadiri acara selama 15–30 menit terlebih dahulu. Percakapan dapat dimulai dengan memperkenalkan diri, memberikan pujian yang wajar, atau menanyakan alasan seseorang menghadiri acara tersebut.

5. Jangan takut menghadapi penolakan

Mengirim pesan kepada orang yang belum dikenal mungkin terasa tidak nyaman. Namun, penolakan tidak berarti kesempatan membangun jaringan tertutup selamanya.

Dalam laporan BBC, seorang pekerja menceritakan pengalamannya mengirim lebih dari 200 pesan langsung (direct message atau DM) melalui LinkedIn ketika masih kuliah untuk mendekati perusahaan yang diincarnya. Pengalaman tersebut menggambarkan bahwa membangun koneksi dapat membutuhkan usaha berulang, meski hasilnya tidak selalu langsung terlihat.

6. Sampaikan tujuan dengan jelas

Saat menghubungi seseorang, jelaskan apa yang ingin diketahui atau diminta. Apakah Anda ingin meminta saran karier, mempelajari pengalaman kerja, atau mencari informasi mengenai industri tertentu?

Permintaan yang spesifik membantu penerima memahami maksud pesan dan menentukan apakah mereka dapat membantu. Pencari kerja juga dapat menyampaikan keterampilan atau pengalaman yang relevan tanpa terkesan memaksakan diri.

Membangun networking merupakan proses yang berlangsung secara bertahap. Dengan memulai dari koneksi yang sudah dimiliki, menjaga komunikasi, dan menyampaikan tujuan secara jelas, pencari kerja dapat mengembangkan jaringan profesional sembari mempelajari bidang yang ingin mereka tekuni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |