Jumali Sabtu, 19 September 2026 18:37 WIB

Logo Honda/Reuters-Michael Caronna
Harianjogja.com, JOGJA—Honda mempercepat pengembangan dan produksi mobil hybrid generasi terbaru sebagai bagian dari penyesuaian strategi elektrifikasi. Pabrikan asal Jepang itu mengalihkan lebih banyak sumber daya ke kendaraan hybrid di tengah perubahan permintaan pasar, termasuk melambatnya pertumbuhan mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) di sejumlah wilayah.
Dilansir dari Asia Nikkei, Honda berencana mulai meluncurkan model hybrid generasi baru pada 2027. Mobil-mobil tersebut akan menggunakan sistem hybrid dan platform baru, dengan target menghadirkan 15 model secara global hingga akhir tahun fiskal 2030. Amerika Utara menjadi salah satu fokus utama ekspansi tersebut.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar, Honda juga menyiapkan model hybrid berukuran besar di segmen D ke atas. Model tersebut dijadwalkan meluncur pada 2029.
Pabrik Amerika Utara Disiapkan untuk Produksi Hybrid
Penyesuaian strategi tidak hanya menyasar pengembangan produk. Honda akan mengalihkan seluruh kapasitas produksi yang masih tersedia di pabrik-pabriknya di Ohio untuk memproduksi kendaraan bermesin bensin dan hybrid.
Selain itu, seluruh pabrik Honda di Amerika Utara akan disiapkan agar mampu memproduksi kendaraan hybrid. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas manufaktur untuk mendukung perluasan lini produknya.
Honda juga bekerja sama dengan LG Energy Solution untuk mengonversi sebagian jalur produksi baterai kendaraan listrik menjadi jalur produksi baterai hybrid.
Perusahaan turut berencana meningkatkan kandungan lokal komponen motor listrik dan inverter hingga lebih dari empat kali lipat. Upaya tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko gangguan pasokan sekaligus menghadapi dampak tarif di Amerika Serikat.
Teknologi Hybrid Baru Diklaim Lebih Efisien
Honda menargetkan peningkatan efisiensi pada sistem hybrid generasi berikutnya. Biaya produksi sistem tersebut ditargetkan turun lebih dari 30% dibandingkan teknologi hybrid yang diperkenalkan pada 2023.
Perusahaan juga membidik peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar lebih dari 10%. Target itu akan diupayakan melalui kombinasi sistem hybrid generasi baru, platform kendaraan baru, dan unit penggerak elektrik all-wheel drive (AWD) yang dikembangkan ulang.
Meski memperbesar fokus pada kendaraan hybrid, Honda menyatakan komitmennya untuk mencapai netral karbon pada 2050 tetap berlaku. Strategi perusahaan masih mencakup pengembangan kendaraan listrik, teknologi baterai solid-state, serta bahan bakar rendah karbon dan teknologi pengimbangan karbon.
Honda juga melanjutkan pengembangan sistem operasi ASIMO OS. Sistem tersebut direncanakan diterapkan tidak hanya pada mobil listrik, tetapi juga kendaraan hybrid untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































