OpenAI Luncurkan GPT-5.6, Akses Awal Dibatasi Pemerintah AS

4 hours ago 1

Jumali

Jumali Minggu, 28 Juni 2026 07:27 WIB

OpenAI Luncurkan GPT-5.6, Akses Awal Dibatasi Pemerintah AS

Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— OpenAI resmi memperkenalkan GPT-5.6, generasi terbaru model kecerdasan buatan (AI) yang terdiri atas tiga varian utama, yakni Sol, Terra, dan Luna. Namun berbeda dari peluncuran model-model sebelumnya, akses awal GPT-5.6 tidak langsung dibuka untuk publik dan hanya diberikan kepada kelompok mitra terbatas yang telah mendapat persetujuan pemerintah Amerika Serikat.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah paling tidak biasa dalam sejarah peluncuran model AI modern. OpenAI menyebut pembatasan sementara itu dilakukan atas permintaan pemerintah AS sebagai bagian dari evaluasi terhadap potensi risiko keamanan nasional yang mungkin muncul dari model AI frontier dengan kemampuan paling canggih.

Dalam pernyataan resminya, OpenAI menegaskan peluncuran awal hanya diberikan kepada sekelompok kecil mitra tepercaya yang identitasnya telah dibagikan kepada pemerintah AS. Perusahaan berharap model tersebut dapat tersedia lebih luas dalam beberapa pekan mendatang setelah proses evaluasi selesai.

Tiga Varian untuk Kebutuhan Berbeda

GPT-5.6 hadir dengan struktur baru yang membagi model ke dalam tiga tingkatan kemampuan.

Varian Sol menjadi model paling kuat yang ditujukan untuk tugas-tugas kompleks seperti pemrograman, riset ilmiah, keamanan siber, hingga pekerjaan berbasis agen AI (agentic AI). OpenAI menyebut Sol sebagai model paling canggih yang pernah mereka kembangkan dengan peningkatan signifikan dalam kemampuan penalaran dan pemecahan masalah.

Sementara itu, Terra diposisikan sebagai model serbaguna yang menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi biaya. OpenAI mengklaim Terra memiliki kemampuan kompetitif dibanding GPT-5.5 dengan biaya operasional sekitar setengahnya.

Adapun Luna dirancang untuk kebutuhan inferensi berkecepatan tinggi dengan biaya lebih rendah sehingga cocok digunakan untuk aplikasi berskala besar yang membutuhkan respons cepat.

Fokus pada Keamanan dan Pencegahan Penyalahgunaan

Selain peningkatan kemampuan, OpenAI menyoroti aspek keamanan sebagai fokus utama dalam pengembangan GPT-5.6. Perusahaan menyatakan Sol dilengkapi dengan sistem perlindungan berlapis yang dirancang untuk mendeteksi aktivitas berisiko tinggi, permintaan terkait keamanan siber yang sensitif, serta pola penyalahgunaan yang berulang.

Model tersebut juga menjalani pengujian keamanan intensif melalui kombinasi red teaming oleh manusia dan ratusan ribu jam pengujian otomatis berbasis GPU sebelum dirilis dalam tahap pratinjau terbatas.

TechCrunch mengungkapkan, langkah ini muncul di tengah meningkatnya perhatian regulator terhadap model AI berkemampuan tinggi yang dinilai berpotensi digunakan untuk menemukan atau mengeksploitasi kerentanan perangkat lunak.

OpenAI Ingin Akses Lebih Luas

Meski mengikuti permintaan pemerintah AS, OpenAI menegaskan bahwa mekanisme pembatasan akses seperti ini tidak diharapkan menjadi standar jangka panjang.

Perusahaan menilai pengembang, pelaku usaha, peneliti, hingga komunitas keamanan siber perlu memperoleh akses lebih luas terhadap teknologi AI mutakhir setelah proses evaluasi selesai. OpenAI menyebut langkah tersebut sebagai solusi sementara sambil menyusun kerangka evaluasi yang lebih jelas bersama pemerintah.

Untuk sementara, GPT-5.6 tersedia melalui API dan Codex bagi mitra yang telah dipilih. OpenAI belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran umum untuk pengguna ChatGPT, tetapi menyatakan distribusi lebih luas akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.

Dari sisi harga, OpenAI menetapkan tarif GPT-5.6 Sol sebesar 5 dolar AS per satu juta token input dan 30 dolar AS per satu juta token output. Terra dibanderol 2,5 dolar AS untuk input dan 15 dolar AS untuk output, sedangkan Luna dihargai 1 dolar AS untuk input dan 6 dolar AS untuk output.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |