Mudik-Balik Gratis Bank Jateng 2026, Andini Hemat Hingga Rp4 Juta

6 hours ago 2

Mudik-Balik Gratis Bank Jateng 2026, Andini Hemat Hingga Rp4 Juta Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, didampingi Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, saat melepas keberangkatan warga yang mengikuti program balik rantau gratis menggunakan kereta api di Stasiun Tawang Semarang, Jumat (27/3 - 2026)

Harianjogja.com, SEMARANG — Program mudik dan balik rantau gratis yang difasilitasi oleh Bank Jateng menjadi angin segar bagi para perantau di masa libur Lebaran 2026. Salah satu penerima manfaat, Andini, mengaku sangat terbantu karena dapat kembali ke Tangerang Selatan menggunakan kereta api Tawang Jaya Express tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Penghematan yang dirasakan masyarakat cukup signifikan, mengingat tarif transportasi umum kerap melonjak tajam selama periode puncak arus mudik dan balik. Andini mengungkapkan bahwa jika menempuh perjalanan secara mandiri, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai jutaan rupiah untuk sekali jalan.

"Kalau normal bisa habis sampai Rp2 juta sekali jalan belum baliknya. Ini gratis, jadi sangat membantu," ujarnya saat ditemui di Stasiun Tawang Semarang Bank Jateng, Jumat (27/3/2026).

Bagi Andini, fasilitas ini merupakan paket lengkap karena ia juga mengikuti program mudik gratis saat berangkat ke Semarang pada 16 Maret lalu. Dengan memanfaatkan layanan pulang-pergi tersebut, ia berhasil memangkas pengeluaran rumah tangga hingga Rp4 juta yang biasanya tersedot untuk ongkos transportasi Lebaran.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, menegaskan bahwa keterlibatan instansinya dalam agenda tahunan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial (CSR) yang sudah konsisten berjalan sejak 2012. Tahun ini, Bank Jateng bahkan menambah kuota armada untuk mengakomodasi tingginya antusiasme warga Jawa Tengah yang ingin kembali bekerja di perantauan.

"Bank Jateng menyediakan 65 unit bus dan juga ditambah 4 gerbong kereta. Kita menyediakan lebih banyak daripada tahun sebelumnya karena bertambahnya animo daripada pemudik warga Jateng, baik yang pulang kampung ataupun yang balik ke perantauan," jelas Bambang.

Sasaran utama bantuan ini adalah para pekerja sektor informal di wilayah Jabodetabek, mulai dari pengemudi ojek daring, buruh bangunan, hingga pelaku UMKM kuliner. Guna menjamin keselamatan penumpang, Bank Jateng memastikan seluruh armada bus yang digunakan merupakan keluaran terbaru dengan standar emisi Euro 4 yang ramah lingkungan.

"Layanan gratis mudik dan balik rantau gratis ini bisa mengutamakan kenyamanan. Untuk itu, kami menyediakan bis yang paling tua tahun 2024, bahkan ada yang tahun 2026. Para driver juga sudah kita briefing agar tidak boleh ngantuk, tidak boleh ugal-ugalan, dan dipastikan dalam kondisi fit," tegas Bambang.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, menambahkan bahwa total terdapat hampir 18.000 warga yang difasilitasi melalui sinergi antara pemerintah daerah dan stakeholder terkait pada tahun ini. Langkah kolektif ini diharapkan dapat meringankan beban finansial masyarakat pasca-hari raya, sekaligus memastikan proses mobilisasi penduduk berjalan tertib dan aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |