Harianjogja.com, JAKARTA–Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menegaskan bahwa turnamen FIFA Series 2026 merupakan ajang krusial bagi Timnas Indonesia. Turnamen ini menandai babak baru bagi skuad Garuda di bawah asuhan pelatih anyar, John Herdman.
"Turnamen ini sangat penting karena semua orang tahu sekarang ada staf pelatih yang baru. Semuanya dimulai lagi dari nol, dengan filosofi dan gaya bermain yang berbeda," ujar Klok mengutip laman resmi Persib, Senin (9/3/2026).
Adaptasi Filosofi Baru John Herdman
Klok masuk dalam daftar "Garuda Calling" perdana di era Herdman. Ia menjadi bagian dari 41 pemain skuad sementara yang dipanggil oleh pelatih asal Inggris tersebut. Dari jajaran pemain Persib, Klok dipanggil bersama Beckham Putra dan Eliano Reijnders.
Sementara itu, Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi larangan bermain empat laga pasca-pertandingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak.
Klok mengaku telah menjalin komunikasi intens dengan Herdman mengenai visi jangka panjang tim. Ia mengaku terkesan dengan kedisiplinan dan struktur yang dibawa oleh pelatih yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 tersebut.
"Kami sudah berbicara cukup lama tentang ide-ide dan strategi yang dia inginkan. Dia sangat profesional dan menekankan bahwa tim lebih penting daripada individu. Saya sangat mendukung strukturnya yang jelas," kata Klok yang telah mengantongi 21 caps bersama Timnas Indonesia.
Jadwal FIFA Series 2026 di SUGBK
Pada ajang FIFA Series mendatang, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026. Di waktu yang bersamaan, Bulgaria akan menantang Kepulauan Solomon.
Pemenang dan tim yang kalah dari kedua pertandingan tersebut akan dipertemukan kembali pada 30 Maret 2026. Seluruh rangkaian pertandingan FIFA Series ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Menanggapi potensi lawan, Klok memberikan perhatian khusus pada kekuatan Bulgaria yang berada di peringkat 87 dunia.
"Saya tahu Bulgaria kuat. Postur mereka besar, tinggi, dan bermain sepak bola langsung (direct). Mereka mungkin tidak banyak kombinasi, tapi sangat efektif," tutur Klok mengenai tim yang tercatat pernah tujuh kali berlaga di putaran final Piala Dunia tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































