Logo Baru Instagram Tuai Pro Kontra, Banyak Pengguna Salah Baca

4 hours ago 5

Jumali

Jumali Jum'at, 14 Agustus 2026 19:57 WIB

Logo Baru Instagram Tuai Pro Kontra, Banyak Pengguna Salah Baca

Logo Instagram terbaru/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Instagram resmi memperkenalkan logo baru untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir. Namun, alih-alih disambut antusias, perubahan ini justru menuai beragam reaksi dari netizen—termasuk keluhan karena banyak yang salah membaca logo baru menjadi 'Instagzam' .

Logo yang diubah adalah wordmark atau teks merek yang muncul di bagian atas aplikasi, bukan ikon kamera berwarna-warni yang sudah menjadi identitas kuat Instagram selama bertahun-tahun.

Head of Instagram Adam Mosseri mengumumkan perubahan ini melalui akun Instagram pribadinya. Menurutnya, logo baru ini dirancang untuk terlihat lebih segar dan modern.

"Logo di bagian atas aplikasi belum berubah selama 10 tahun, jadi sudah saatnya untuk penyegaran," kata Mosseri.

"Lebih bersih dan modern, dengan referensi ke logo asli serta kesederhanaan dan keterampilan yang selalu menjadikan Instagram seperti sekarang ini," sambungnya.

Tim desain Instagram mengaku telah menjajaki ratusan opsi logo baru sebelum akhirnya memutuskan desain akhir. Opsi yang dipertimbangkan mencakup huruf kapital semua, konsep terinspirasi kamera, dan tulisan tangan, sebelum akhirnya kembali ke desain aksara.

Font Baru: Perpaduan Tegak dan Sambung

Dilansir dari The Verge, logo baru menggantikan logo lama yang mirip tulisan tangan dengan huruf bersambung. Font barunya memiliki tampilan lebih tegas, tetapi dengan campuran setengah huruf bersambung dan sisanya huruf tegak.

Perubahan ini merupakan bagian dari penyegaran brand Instagram yang lebih luas , mencakup:

  • Typeface Instagram Sans versi baru
  • Dua font baru : Instagram Pen dan Instagram Mono

Penyegaran ini akan digulirkan secara bertahap ke seluruh pengguna Instagram sepanjang tahun 2026.

Netizen Salah Baca: "Instagzam"?

Perubahan logo Instagram langsung mengundang komentar dari netizen . Beberapa pengguna menganggap perubahan ini tidak diperlukan karena logo lama sudah sangat identik dengan brand Instagram.

Namun, yang paling mencolok adalah banyaknya netizen yang salah membaca logo baru . Karena campuran huruf bersambung dan huruf tegak, huruf 'r' di logo baru tidak terlihat menyambung dengan huruf 'g' —sehingga terlihat mirip seperti huruf 'z'. Akibatnya, banyak yang membaca logo baru sebagai "Instagzam" , bukan "Instagram".

Di salah satu thread Reddit, seorang pengguna menyebut logo baru Instagram seperti "dibuat oleh penggemar menggunakan Canva" . Ada juga yang menyebutnya sebagai "campuran membingungkan antara huruf tegak dan huruf bersambung" .

Kontroversi dan Pengakuan dari Mosseri

Menariknya, Mosseri sendiri sempat mengakui bahwa logo barunya memang terlihat seperti "Instagram" yang salah eja. Ia bahkan menyebut bahwa desain ini "kontroversial" di mata publik. Ada yang berpendapat bahwa logo tersebut bisa saja menjadi bagian dari strategi pemasaran yang cerdas untuk membuat orang berbicara tentang Instagram dan logo barunya.

Tanggapan Beragam

Meski banyak kritik, sebagian pengguna juga ada yang mendukung perubahan ini. Mereka menilai logo baru terlihat lebih bersih dan modern, serta memberikan kesan segar pada aplikasi yang sudah berusia lebih dari satu dekade.

Yang menarik, di Indonesia, logo baru ini juga mendapat sentuhan lokal. Akun resmi Instagram Indonesia mengunggah versi logo dengan tulisan "Instagram" dalam aksara Jawa dan "Dagelan" —sebuah bentuk apresiasi terhadap budaya lokal yang disambut hangat oleh penggemar.

Perubahan yang Tak Terhindarkan

Terlepas dari pro dan kontra, perubahan logo ini menandai babak baru bagi Instagram di usianya yang ke-16. Entah Anda membacanya sebagai "Instagram" atau "Instagzam", satu hal yang pasti: logo baru ini berhasil membuat orang berbicara — dan mungkin itulah yang diinginkan oleh tim desain Instagram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |