Kereta Ekonomi Kerakyatan. - dok istimewa Daop 6.
Harianjogja.com, JOGJA— Minat masyarakat terhadap Kereta Ekonomi Kerakyatan terus meningkat dalam sebulan terakhir. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat layanan ini telah digunakan oleh 18.096 penumpang sejak awal beroperasi pada 11 Maret hingga 11 April 2026.
Kereta dengan tarif terjangkau tersebut dirangkaikan pada KA 7039 relasi Lempuyangan–Pasar Senen dan KA 7040 relasi Pasar Senen–Lempuyangan. Kehadirannya langsung menarik perhatian, terutama saat momentum Angkutan Lebaran dan libur panjang Paskah.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan performa layanan ini menunjukkan tren positif sejak debutnya.
"KA 7039 melayani sebanyak 8.274 penumpang naik dan turun, sementara KA 7040 melayani sebanyak 9.822 penumpang naik dan turun," ujarnya.
Tingginya minat tidak lepas dari kombinasi tarif murah dan peningkatan kenyamanan. Kursi penumpang didesain searah laju kereta, sehingga perjalanan terasa lebih nyaman dibandingkan layanan ekonomi sebelumnya.
Lonjakan penumpang terlihat pada sejumlah tanggal tertentu. Untuk KA 7039 relasi Lempuyangan–Pasar Senen, jumlah tertinggi tercatat pada Minggu, 5 April 2026 sebanyak 491 penumpang. Disusul Rabu, 18 Maret 2026 sebanyak 411 penumpang, Sabtu, 14 Maret 2026 sebanyak 409 penumpang, Senin, 16 Maret 2026 sebanyak 402 penumpang, dan Kamis, 19 Maret 2026 sebanyak 400 penumpang.
Sementara itu, pada KA 7040 relasi Pasar Senen–Lempuyangan, puncak penumpang terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 sebanyak 628 penumpang. Kemudian Minggu, 29 Maret 2026 sebanyak 617 penumpang, Sabtu, 28 Maret 2026 sebanyak 560 penumpang, Senin, 23 Maret 2026 sebanyak 557 penumpang, serta Rabu, 25 Maret 2026 sebanyak 519 penumpang.
Feni menilai capaian ini mencerminkan respons positif masyarakat terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
"KAI akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun fasilitas pendukung lainnya untuk memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh pelanggan," katanya.
Ke depan, layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan diharapkan tidak hanya mengakomodasi mobilitas penumpang, tetapi juga memperkuat konektivitas lintas wilayah di Pulau Jawa serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dilaluinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































