Jembatan Garuda dari Presiden Prabowo Mulai Dibangun di Gunungkidul

13 hours ago 6

Jembatan Garuda dari Presiden Prabowo Mulai Dibangun di Gunungkidul Anggota TNI sedang menyeberangkan warga di atas crossway yang tergenang air di aliran Kali Oya di Padukuhan Nglebak, Katongan, Nglipar. Rencananya di lokasi ini akan dibangun jembatan lewat program Jembatan Garuda yang digagas Presiden Prabowo, Selasa (31/3 - 2026). Foto istimewa Humas Pemkab Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Program pembangunan Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mulai direalisasikan di Kabupaten Gunungkidul. Pada tahap awal, pembangunan dilakukan di tiga lokasi dengan anggaran sekitar Rp300–400 juta per titik.

Komandan Kodim 0730/GK, Alfian Yudha Praniawan, mengatakan proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya desa terpencil.

“Pembangunan ini merupakan inisiatif Presiden yang dikerjakan TNI Angkatan Darat untuk menghubungkan desa terpencil dan memperkuat konektivitas,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Groundbreaking pembangunan telah dilakukan di Padukuhan Nglebak, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Padukuhan Pringsurat, Kedungkeris, serta di Kalurahan Gari, Wonosari.

Mayoritas jembatan dibangun di atas aliran Kali Oya yang membentang dari wilayah Wonogiri, Gunungkidul hingga Bantul.

Alfian menjelaskan terdapat dua tipe jembatan yang akan dibangun, yakni jembatan beton dan jembatan gantung. Seluruh lokasi telah melalui proses survei dan perencanaan teknis, termasuk penyusunan desain konstruksi.

Target 11 Jembatan

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyambut positif program tersebut. Ia menyebut total ada 11 jembatan yang direncanakan dibangun di wilayahnya.

Tahap awal pembangunan difokuskan di Kalurahan Katongan, Kedungkeris di Kapanewon Nglipar, serta Kalurahan Gari di Wonosari.

Menurutnya, usulan pembangunan berasal dari pemerintah kalurahan dan Babinsa yang kemudian diajukan ke pemerintah pusat.

“Pembangunan jembatan ini tidak hanya membuka akses yang terputus, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Program Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi aksesibilitas sekaligus mempercepat distribusi ekonomi di wilayah pedesaan Gunungkidul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |