Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp60.700, Telur Rp29.000

18 hours ago 7

 Cabai Rawit Rp60.700, Telur Rp29.000

Foto ilustrasi telur. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Pergerakan harga pangan nasional masih menunjukkan dinamika, terutama pada komoditas cabai. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat masih tinggi di level Rp60.700 per kilogram (kg) pada Jumat (10/7/2026) pagi.

Sementara itu, harga telur ayam ras berada di angka Rp29.000 per kg, relatif stabil dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Data ini dihimpun pada pukul 06.21 WIB dan mencerminkan harga rata-rata di tingkat pedagang eceran secara nasional.

Selain cabai rawit merah, sejumlah komoditas hortikultura lain juga terpantau cukup tinggi. Harga cabai merah besar mencapai Rp49.000 per kg, cabai merah keriting Rp49.300 per kg, dan cabai rawit hijau Rp50.450 per kg. Tingginya harga cabai ini masih dipengaruhi faktor distribusi dan pasokan di sejumlah daerah.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah berada di Rp45.800 per kg, sedangkan bawang putih Rp44.350 per kg. Kedua komoditas ini cenderung stabil meski masih berada di level menengah.

Di sektor pangan pokok, harga beras relatif terkendali. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kg dan kualitas bawah II Rp14.550 per kg. Sementara itu, beras medium I berada di Rp16.350 per kg dan medium II Rp16.150 per kg. Untuk kualitas premium, beras super I dijual Rp17.650 per kg dan super II Rp17.150 per kg.

Harga protein hewani juga menunjukkan kestabilan. Daging ayam ras segar dipatok Rp36.800 per kg, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp150.450 per kg dan kualitas II Rp141.650 per kg.

Komoditas gula pasir tercatat Rp20.300 per kg untuk kualitas premium dan Rp19.100 per kg untuk gula lokal. Adapun minyak goreng curah berada di harga Rp20.550 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.250 per liter dan merek II Rp23.400 per liter.

Secara umum, harga pangan nasional pada awal Juli 2026 masih relatif terkendali, meskipun beberapa komoditas seperti cabai menunjukkan tren tinggi. Pemerintah dan pemangku kepentingan terus memantau stabilitas pasokan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk bijak dalam berbelanja serta memanfaatkan alternatif bahan pangan guna menyiasati lonjakan harga pada komoditas tertentu, terutama cabai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |