Jajaran pengurus DPP PKB dan DPC PKB Bantul saat membuka Muscab yang digelar Minggu (5/4 - 2026).
Harianjogja.com, BANTUL — Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Bantul periode 2026-2031 menghadirkan enam kandidat untuk kursi Ketua DPC. Agenda digelar pada Minggu (5/4/2026) sebagai bagian dari pergantian kepemimpinan.
Enam kandidat yang diusulkan adalah Abdul Halim Muslih, Subhan Nawawi, Suradal, Mahmudin, Agus Salim, dan Aslam Ridlo. Mereka dijadwalkan menjalani Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) sebelum penetapan ketua definitif.
Ketua DPC PKB Bantul periode 2021-2026, Abdul Halim Muslih, menyampaikan bahwa Muscab juga menilai laporan pertanggungjawaban program kerja partai. “Dalam sidang juga sudah diusulkan sebagai Ketua DPC periode 2026-2031. Nantinya mereka akan menjalani UKK karena PKB telah berubah sistem pemilihan ketua, dari voting dan musyawarah mufakat menjadi fit and proper test,” jelas Halim.
Halim menambahkan, dirinya sebenarnya ingin memberi ruang bagi regenerasi kepemimpinan karena telah empat kali menjabat ketua DPC Bantul. “Enggak baik untuk partai sebesar PKB yang kadernya banyak. Namun ternyata masih muncul nama saya dalam rekomendasi Muscab,” ungkapnya.
Sekretaris Sidang Muscab, Umaruddin Masdar, menegaskan semua kandidat wajib mengikuti UKK. “Jika tidak ikut, dinyatakan mengundurkan diri. Proses UKK biasanya selesai sekitar 1,5 bulan, terdiri dari psikotes dan wawancara kinerja kapasitas oleh DPP,” ujarnya.
Setelah UKK selesai, Ketua Umum PKB akan menentukan siapa yang terpilih menjadi Ketua DPC Bantul. Penetapan definitif ditargetkan keluar pada Juli, bertepatan dengan Harlah PKB 23 Juli, saat pelantikan seluruh DPC se-Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































