
Suasana audisi Gita Bahana Nusantara di Kantor Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Jumat (10/7/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Empat Penyanyi Muda Wakili DIY di Gita Bahana Nusantara 2026, Siap Tampil di Istana Merdeka
JOGJA – Empat penyanyi muda terpilih sebagai wakil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 setelah bersaing dengan puluhan peserta pada audisi yang digelar di Kantor Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Jumat (10/7/2026). Mereka akan bergabung dengan perwakilan dari seluruh Indonesia untuk tampil dalam paduan suara nasional pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, 17 Agustus mendatang.
Empat peserta yang lolos yakni Jenn Disty Avalon untuk kategori sopran, Lucky Hanna Lubis pada kategori alto, Hafizh Arrafi sebagai tenor, serta Aqil Muhammad Fauzi di kategori bass. Keempatnya dipilih setelah melalui tahapan penilaian kemampuan vokal dan membaca notasi musik.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY, Purwiati, mengatakan hanya satu peserta terbaik dari masing-masing kategori suara yang berhak mewakili DIY. Proses seleksi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan peserta yang dikirim mampu mengikuti pembinaan di tingkat nasional.
Selain kualitas vokal, peserta juga diuji melalui materi prima vista dan solfeggio. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas praktisi dan akademisi seni suara, termasuk perwakilan dari tingkat nasional.
"Talenta-talenta terbaik kami seleksi secara ketat karena melalui prima vista juga, kemudian solfeggio yang menjadi salah satu unsur penilaian," kata Purwiati, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, para peserta yang lolos selanjutnya akan menjalani pemusatan latihan nasional sebelum tampil pada upacara peringatan kemerdekaan di Jakarta. Karena itu, kesiapan teknis maupun mental menjadi bekal penting agar mampu mengikuti pola latihan yang diterapkan di tingkat pusat.
Menurut Purwiati, pembinaan terhadap peserta tidak berhenti setelah proses seleksi selesai. Alumni Gita Bahana Nusantara tetap dihimpun dalam wadah Ikatan Keluarga GBN DIY dan rutin dilibatkan dalam berbagai kegiatan seni yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan DIY.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga kepercayaan diri saat tampil di hadapan dewan juri. Rasa gugup, menurutnya, kerap menjadi faktor yang memengaruhi kualitas penampilan meski peserta memiliki kemampuan vokal yang baik.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menilai antusiasme peserta mengikuti audisi mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat. Menurutnya, Gita Bahana Nusantara tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan vokal, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Indonesia.
"Anak-anak ke sini berarti punya nasionalisme yang tinggi karena GBN ini dilandasi cinta tanah air. Kalau tidak cinta tanah air, pasti tidak mau dari pagi sampai sore di tempat ini," ujar Dian.
Sementara itu, Direktur Bina SDM, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Syukur Asih Suprojo, mengapresiasi pelaksanaan audisi GBN di DIY. Ia berharap wakil yang terpilih mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus kembali mengharumkan nama daerah di panggung nasional.
Syukur menilai DIY memiliki lingkungan budaya dan pendidikan yang mendukung lahirnya penyanyi-penyanyi muda berkualitas. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, ia optimistis semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan kemampuan di bidang paduan suara.
"Setiap daerah punya karakter sendiri, tetapi dengan atmosfer yang ada di DIY saya yakin DIY bisa memberi yang terbaik," ujar Syukur.
Menurut Syukur, Gita Bahana Nusantara bukan sekadar ajang seleksi penyanyi, tetapi juga ruang yang mempertemukan talenta dari berbagai daerah dalam satu orkestra dan paduan suara nasional. Program tersebut sekaligus menjadi simbol keberagaman Indonesia melalui kolaborasi seni dan musik.
"Setiap tahun kita coba Bahana Nusantara itu untuk bisa paling tidak next level. Sehingga anak-anak muda ini semakin tahu, pesertanya semakin meningkat," tandasnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































