
Peserta JKN asal Sleman mengaku kondisi diabetes, hipertensi, dan kecemasan berangsur membaik setelah hampir dua tahun menjalani pengobatan rutin. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sempat sering merasa lemas dan kebas akibat sakit gula, kondisi kesehatan Suprihatin (60) kini berangsur membaik setelah rutin menjalani pengobatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Perempuan yang telah hampir dua tahun berjuang melawan diabetes, hipertensi, dan gangguan kecemasan.
Sebagai Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah (PBPU BP Pemda), Suprihatin merasakan manfaat besar dari kehadiran program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan tersebut. Sejak terdaftar sebagai peserta JKN pada tahun 2024, ia dapat menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara rutin tanpa harus terbebani biaya pelayanan kesehatan.
“Saya sudah hampir dua tahun sakit. Saya punya masalah gula darah, tensi, dan kecemasan. Alhamdulillah selama berobat menggunakan JKN semuanya lancar,” ujar Suprihatin saat ditemui di RSU Mitra Sehat, Rabu (9/6).
Selama menjalani pengobatan, Suprihatin harus melakukan kontrol kesehatan secara berkala di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Penanganan yang dijalaninya berfokus pada pengendalian kadar gula darah, tekanan darah, serta terapi untuk mengatasi gangguan kecemasan yang sempat dialaminya.
Selain mendapatkan pelayanan medis, Suprihatin juga memperoleh layanan konseling untuk membantu mengelola kecemasannya. Dari hasil konseling tersebut, ia dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat, termasuk rutin berolahraga dan mengikuti kegiatan senam.
“Untuk kecemasan saya juga mendapat konseling. Saya disarankan untuk olahraga dan lebih aktif bergerak, seperti senam. Alhamdulillah sekarang kecemasannya sudah jauh berkurang,” ungkapnya.
Suprihatin menuturkan, selama menjadi peserta JKN dirinya merasakan kemudahan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Menurutnya, proses pelayanan berjalan lancar mulai dari pemeriksaan hingga kontrol rutin. Dalam penggunaan Aplikasi Mobile JKN, ia sesekali meminta bantuan keluarga atau petugas karena belum terbiasa dengan teknologi digital.
Namun, hal tersebut tidak mengurangi kemudahan yang dirasakannya dalam memperoleh layanan kesehatan melalui Program JKN.
Meski demikian, ia mengapresiasi keramahan dan kepedulian para petugas kesehatan yang selalu siap membantu ketika dirinya membutuhkan informasi maupun pendampingan.
“Petugasnya baik dan ramah. Sering membantu dan menanyakan apa yang bisa dibantu. Saya merasa nyaman saat berobat,” katanya.
Dalam upaya pemulihan kesehatannya, Suprihatin tidak memerlukan tindakan operasi. Penanganan yang dijalaninya difokuskan pada pengendalian tekanan darah, kadar gula darah, serta gangguan kecemasan yang sempat dialaminya. Untuk memantau perkembangan kondisinya, Suprihatin rutin menjalani kontrol kesehatan setiap bulan.
"Selama ini saya belum pernah menjalani operasi. Pengobatan yang saya jalani lebih fokus untuk menurunkan tensi, menurunkan gula darah, dan mengatasi kecemasan yang saya alami," tandasnya.
Selain mendapatkan pelayanan medis yang optimal, Suprihatin juga mengapresiasi sikap ramah dan kepedulian para petugas di FKRTL. Sebagai peserta JKN segmen PBPU BP Pemda, ia mengaku selalu dilayani dengan baik dan tidak pernah merasakan perbedaan perlakuan. Menurutnya, para petugas tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga sigap membantu ketika ia membutuhkan informasi maupun pendampingan selama menjalani pengobatan.
"Alhamdulillah semuanya baik dan ramah. Saya sering dibantu oleh petugas, bahkan mereka kerap menanyakan apakah ada yang bisa dibantu. Hal itu membuat saya merasa nyaman dan terbantu selama berobat," ujar Suprihatin.
Kini, setelah hampir dua tahun menjalani pengobatan rutin, kondisi kesehatan Suprihatin berangsur membaik. Tekanan darah dan kadar gula darahnya lebih terkontrol, sementara keluhan kecemasan, kebas, dan mudah lemas yang dahulu sering dirasakan kini sudah kunjung membaik.
"Alhamdulillah kecemasannya sudah berkurang, tensi juga sudah normal. Sekarang badan terasa lebih segar, sudah jarang kebas dan tidak mudah lemas seperti dulu," ujarnya.
Atas semua manfaat yang dirasakannya, Suprihatin menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan berharap Program JKN dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Saya merasa sangat tertolong. Semoga program ini terus berjalan dan semakin baik ke depannya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online
















































