10 Bayi Pakem Sudah Kembali ke Orang Tua, Satu Masih Diasuh BRSPA

1 hour ago 1

Harianjogja.com, SLEMAN—Penanganan kasus 11 bayi yang sempat dievakuasi dari sebuah rumah di wilayah Pakem, Sleman, terus berlanjut. Dari total bayi yang sebelumnya diamankan, sebanyak 10 bayi Pakem kini telah dikembalikan kepada orang tua masing-masing, sedangkan satu bayi lainnya masih berada dalam pengasuhan sementara Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA).

Pemulangan bayi dilakukan setelah melalui asesmen dan pendampingan yang melibatkan sejumlah instansi terkait. Di saat bersamaan, proses perlindungan anak serta penyelidikan hukum atas kasus yang menjadi perhatian publik tersebut masih terus berjalan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Wawan Widiantoro, mengatakan penanganan terhadap bayi-bayi yang dievakuasi dari Pakem dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing anak dan keluarga.

“Sepuluh bayi sudah kembali ke orang tua dan satu bayi masih dalam pengasuhan sementara oleh BRSPA,” kata Wawan saat dihubungi, Rabu (17/6/2026).

Dinsos Pastikan Hak Dasar Bayi Terpenuhi

Selain memfasilitasi proses pemulangan, Dinsos Sleman juga memastikan seluruh hak dasar bayi tetap terpenuhi, termasuk akses layanan kesehatan apabila ditemukan kondisi medis yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Apabila terdapat bayi yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan, Dinsos akan mengupayakan rujukan ke fasilitas kesehatan sekaligus membantu pengurusan pembiayaan melalui Balai Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (Bapeljamkesos) DIY maupun program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Dinsos Sleman.

Pendampingan tidak hanya diberikan kepada bayi, tetapi juga kepada orang tua dan keluarga besar guna memastikan proses pengasuhan berjalan dengan baik setelah bayi kembali ke lingkungan keluarga.

Sempat Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Wawan menjelaskan terdapat bayi yang sebelumnya harus menjalani pemeriksaan lanjutan setelah dirujuk ke RSUD Sleman dan kemudian mendapatkan pengecekan lebih lanjut di RSUP Sardjito.

“Biaya hasil rujukan di RSUD Sleman diakseskan ke Bapeljamkesos, sedangkan biaya yang di RSUP Sardjito diakseskan ke JPS,” katanya.

Tidak Ada Lagi Bayi Dirawat di Rumah Sakit

Dari aspek kesehatan, kondisi seluruh bayi yang sebelumnya mendapatkan pemantauan medis kini telah membaik. Tidak ada lagi bayi yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sleman, Seruni Angreni Susila, mengatakan seluruh penanganan bayi saat ini sepenuhnya berada di bawah koordinasi Dinsos Sleman.

“Untuk penanganan bayinya sudah semua di-handle Dinsos Sleman. Informasi yang bisa saya sampaikan adalah tidak ada lagi bayi yang dirawat di RSUD Sleman,” kata Seruni.

Polisi Masih Dalami Dugaan Adopsi Ilegal dan TPPO

Kasus 11 bayi di Pakem sebelumnya menjadi perhatian luas setelah aparat kepolisian bersama sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten Sleman mengevakuasi bayi-bayi tersebut dari sebuah rumah di wilayah Hargobinangun, Kapanewon Pakem.

Temuan tersebut kemudian mendorong Polresta Sleman melakukan penyelidikan lebih mendalam. Bahkan, kepolisian telah membentuk tim khusus untuk mengusut berbagai kemungkinan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Sejumlah aspek yang masih didalami antara lain dugaan praktik adopsi ilegal serta kemungkinan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sebelumnya, proses evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan para bayi. Setelah diamankan, seluruh bayi menjalani pemeriksaan kesehatan, pendampingan sosial, serta pengawasan dari instansi terkait sebelum sebagian besar bayi Pakem tersebut akhirnya dipulangkan kepada orang tua masing-masing, sementara satu bayi lainnya masih menjalani pengasuhan sementara oleh BRSPA sambil menunggu proses penanganan lanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |