CKG Bantul Diburu 460.000 Warga, Dinkes Gencarkan Jemput Bola

5 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul terus memperluas jangkauan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2026. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan sebanyak 460.000 warga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan tersebut melalui berbagai strategi percepatan yang menyasar langsung masyarakat.

Untuk mengejar target tersebut, Dinkes Bantul tidak hanya mengandalkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Berbagai kegiatan masyarakat hingga instansi pemerintah lintas sektor kini menjadi sasaran pelaksanaan Program CKG guna meningkatkan partisipasi warga yang selama ini belum terjangkau.

Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara mengatakan Program CKG masih terus berjalan dan menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir Mei 2026, jumlah peserta yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan tercatat mencapai sekitar 10 persen dari target tahunan.

"Kalau sampai akhir bulan (Mei) kemarin sekitar seratusan ribu, tapi ini terus bertambah dan akan kami rekap lagi di akhir bulan (Juni)," kata Agus, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, berbagai langkah akselerasi terus dilakukan agar target 460.000 peserta dapat tercapai hingga akhir tahun. Salah satu strategi yang diterapkan adalah menghadirkan layanan CKG dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan masyarakat.

"Akselerasi kami maksimalkan dengan melakukan CKG pada acara-acara yang ada di tengah masyarakat," ujarnya.

Selain hadir dalam kegiatan masyarakat, Program CKG juga akan diperluas ke berbagai instansi pemerintah dan lembaga lintas sektor.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut direncanakan menjangkau sejumlah kantor pemerintahan dan lembaga publik agar semakin banyak warga maupun aparatur yang mendapatkan akses layanan kesehatan preventif.

"Selain menyasar acara masyarakat, Program CKG juga akan dilaksanakan di setiap instansi pemerintah lintas sektor seperti Kantor Bawaslu dan sebagainya," kata Agus.

Dinkes Bantul optimistis target tahun ini dapat tercapai. Keyakinan tersebut didasarkan pada capaian program serupa pada tahun sebelumnya yang berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Pada 2025, Program Cek Kesehatan Gratis ditargetkan menjangkau 360.000 warga. Namun realisasinya mampu menembus angka 370.000 peserta.

"Tahun 2025 dari target 360.000 jiwa tercapai 370.000 jiwa," ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, seluruh puskesmas di Kabupaten Bantul telah disiapkan sebagai titik layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Saat ini terdapat 27 puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bantul dan siap melayani warga yang ingin mengikuti Program CKG.

"Total ada 27 titik puskesmas di Kabupaten Bantul," katanya.

Meski demikian, Agus mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut. Salah satunya adalah masih rendahnya inisiatif sebagian masyarakat untuk mendaftarkan diri mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan terdekat.

Kondisi tersebut mendorong Dinkes Bantul menerapkan strategi jemput bola dengan mendatangi langsung komunitas maupun kelompok masyarakat agar cakupan Program Cek Kesehatan Gratis semakin luas.

"Ini yang kami siasati dengan sistem jemput bola, dengan terjun ke komunitas," kata Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |