Cedera Mengintai, Jorge Martin Waspadai MotoGP Amerika

7 hours ago 3

Cedera Mengintai, Jorge Martin Waspadai MotoGP Amerika Foto ilustrasi Motogp. / Freepik

Harianjogja.com, JOGJA — Pembalap Jorge Martin menghadapi tantangan berat jelang MotoGP Amerika Serikat 2026. Setelah meraih hasil impresif bersama Aprilia Racing di Brasil, ia kini harus bertarung dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.

Perpindahan cepat dari seri Brasil ke Texas menjadi ujian tersendiri bagi Martin. Ia mengaku mulai merasakan nyeri setelah menjalani balapan beruntun, yang berpotensi memengaruhi performanya di Circuit of the Americas (COTA).

“Sejujurnya, saya merasa sedikit sakit setelah Brasil. Balapan yang berlangsung berturut-turut (back-to-back) bukan hal terbaik bagi kondisi saya saat ini,” ungkap Martin kepada MotoGP.com, Kamis (26/3/2026).

Sirkuit COTA dikenal sebagai salah satu lintasan paling menuntut secara fisik, dengan 20 tikungan dan perubahan elevasi yang ekstrem. Kondisi ini membuat Martin harus bekerja ekstra keras untuk menjaga performa sejak lap awal.

Musim sebelumnya, Martin bahkan harus absen di seri ini akibat cedera. Kini, meski datang dengan modal dua podium di Brasil dan membawa Aprilia finis 1-2 bersama Marco Bezzecchi, ia tetap mewaspadai kondisi tubuhnya.

Fokus Realistis di Tengah Persaingan Ketat

Meski kondisi fisik belum optimal, Martin menilai dirinya kini memiliki mentalitas yang lebih matang dibanding saat meraih gelar juara dunia bersama Pramac Ducati pada 2024.

“Saya yakin sekarang saya pembalap yang lebih baik daripada tahun ’24. Tapi level persaingan selalu naik dan motor pun terus berkembang,” tegas Martin.

Pendekatan Martin di MotoGP Amerika 2026 pun berubah. Ia tidak lagi memaksakan kemenangan, melainkan fokus mengamankan poin demi menjaga peluang dalam perebutan gelar juara dunia.

Strategi ini dipilih untuk meminimalkan risiko cedera yang bisa berdampak panjang pada musim balapnya. Martin kini lebih mengutamakan konsistensi dibanding ambisi sesaat.

Saat ini, Martin berada di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dan hanya terpaut 11 poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Selisih tipis ini membuat hasil di Austin menjadi sangat krusial dalam persaingan menuju gelar juara dunia.

Dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih dan tekanan persaingan yang semakin ketat, MotoGP Amerika Serikat 2026 akan menjadi ujian penting bagi Martin dalam menjaga konsistensi sekaligus peluangnya di klasemen musim ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |