5 Aplikasi Google Penyebab Baterai Boros dan Cara Mengatasinya

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Senin, 03 Agustus 2026 23:27 WIB

5 Aplikasi Google Penyebab Baterai Boros dan Cara Mengatasinya

Menggunakan ponsel saat mengisi daya. - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Tanpa disadari, beberapa aplikasi bawaan Google dapat mengonsumsi daya baterai cukup besar meski tidak sedang digunakan secara aktif. Pengguna Android maupun iPhone perlu mengetahui aplikasi apa saja yang paling banyak menyedot daya agar baterai tetap awet sepanjang hari.

Dilansir dari BGR, Senin (3/8/2026), sejumlah aplikasi tersebut menjadi penyumbang terbesar konsumsi baterai, karena menyangkut aktivitas sinkronisasi data, akses lokasi, pemutaran video, hingga pembaruan otomatis membuat aplikasi-aplikasi tersebut terus menggunakan sumber daya perangkat.

Aplikasi pertama yang paling sering dikaitkan dengan baterai boros adalah YouTube. Saat memutar video, aplikasi ini tidak hanya mengaktifkan layar dalam waktu lama, tetapi juga menggunakan koneksi internet dan prosesor secara bersamaan. Konsumsi daya akan semakin tinggi ketika pengguna menonton video dengan kualitas tinggi seperti Full HD atau 4K.

Untuk mengurangi penggunaan baterai, pengguna dapat menonaktifkan fitur pemutaran otomatis pada feed YouTube serta membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang melalui menu pengaturan perangkat.

Aplikasi berikutnya adalah Google Chrome. Browser populer ini tetap dapat menjalankan sejumlah proses meski tidak sedang digunakan secara aktif. Aktivitas seperti sinkronisasi data antarperangkat, pembaruan tab, hingga fitur pra-pemuatan halaman membuat konsumsi baterai meningkat.

Pengguna disarankan menonaktifkan fitur page preloading atau pra-muat halaman serta membatasi penggunaan latar belakang apabila ingin menghemat daya.

Selanjutnya ada Google Maps, aplikasi navigasi yang sangat bergantung pada GPS. Saat digunakan, Google Maps memanfaatkan layanan lokasi, jaringan internet, dan layar secara bersamaan. Fitur tambahan seperti pembaruan lalu lintas real-time dan Live View juga dapat mempercepat pengurasan baterai.

Mengunduh peta offline dan membatasi akses aplikasi di latar belakang menjadi salah satu solusi yang direkomendasikan untuk mengurangi konsumsi daya.

Aplikasi lain yang kerap luput dari perhatian adalah Gmail. Meski terlihat sederhana, Gmail terus melakukan sinkronisasi email secara otomatis sepanjang hari. Proses ini membutuhkan koneksi internet dan aktivitas sistem yang berjalan terus-menerus.

Notifikasi push yang aktif selama 24 jam juga membuat aplikasi tetap bekerja meskipun pengguna tidak sedang membuka kotak masuk.

Selain itu, Google Home juga masuk dalam daftar aplikasi yang berpotensi menguras baterai. Aplikasi rumah pintar ini secara rutin berkomunikasi dengan layanan cloud dan perangkat pintar yang terhubung.

Fitur pendeteksi kehadiran berbasis lokasi menjadi salah satu faktor yang membuat konsumsi daya meningkat. Karena itu, pengguna dapat mempertimbangkan untuk membatasi akses lokasi atau menonaktifkan fitur yang tidak diperlukan.

Secara umum, pengguna smartphone dapat memperpanjang daya tahan baterai dengan membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang, menonaktifkan fitur yang jarang digunakan, serta mengatur izin lokasi secara lebih selektif.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga performa baterai tetap optimal tanpa harus menghapus aplikasi yang masih dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |