10 Fitur Google Maps yang Jarang Diketahui, Ada Gemini AI

6 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA—Google Maps selama ini mungkin lebih dikenal sebagai aplikasi untuk mencari rute dan menghindari jalan macet. Padahal, layanan peta Google tersebut memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu pengguna sebelum, selama, bahkan setelah melakukan perjalanan.

Beberapa fitur bahkan memanfaatkan kecerdasan buatan Gemini, augmented reality (AR), hingga visualisasi tiga dimensi. Google memperkenalkan sejumlah fitur tersebut dalam rangkuman 20 kemampuan Maps yang dianggap menarik dan belum tentu diketahui semua pengguna.

Berikut 10 fitur Google Maps yang menarik untuk dicoba.

1. Ganti ikon kendaraan

Pengguna tidak harus selalu melihat tanda panah biru saat menggunakan navigasi. Google Maps menyediakan pilihan avatar kendaraan yang dapat menggantikan ikon tersebut.

Pilihan yang tersedia mencakup sejumlah bentuk kendaraan dan delapan pilihan warna. Untuk menggantinya, mulai navigasi kemudian ketuk tanda panah biru atau ikon kendaraan yang sedang digunakan.

Fitur ini memang tidak mengubah fungsi navigasi, tetapi membuat tampilan perjalanan lebih personal.

2. Tanya rekomendasi dengan Gemini

Google Maps kini semakin terintegrasi dengan Gemini. Pengguna dapat meminta rekomendasi tempat atau kegiatan berdasarkan kebutuhan tertentu.

Misalnya, Anda dapat mencari ide aktivitas bersama teman atau meminta rekomendasi tempat dengan suasana tertentu. Pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan mengenai suatu tempat, termasuk informasi seperti suasana dan ketersediaan parkir.

Di Indonesia, fitur Ask Maps berbasis Gemini resmi hadir pada Agustus 2026 dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Google menyebut fitur tersebut dapat memberikan jawaban real-time serta rekomendasi yang lebih personal.

3. Cek menu populer sebelum makan

Tidak yakin harus memesan menu apa ketika datang ke restoran baru? Google Maps memiliki fitur menu highlights yang dapat membantu.

Cari restoran yang dituju, kemudian lihat bagian menu highlights. Maps dapat menampilkan foto dan ulasan mengenai hidangan yang populer berdasarkan kontribusi komunitas.

Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan gambaran mengenai menu yang banyak mendapat perhatian sebelum memesan.

4. Kenali lingkungan dengan AR

Berada di kawasan yang belum familiar sering membuat pengguna bingung menentukan arah setelah keluar dari stasiun atau memasuki lingkungan baru.

Lens di Google Maps dapat membantu dengan memanfaatkan augmented reality. Ketuk ikon kamera pada kolom pencarian dan arahkan ponsel ke lingkungan sekitar.

Maps kemudian dapat menampilkan informasi mengenai tempat yang terlihat, termasuk nama lokasi, tingkat keramaian, dan rating.

5. Cari jalur HOV

Bagi pengguna kendaraan di wilayah yang menerapkan jalur high-occupancy vehicle (HOV), Google Maps dapat membantu mengetahui keberadaan jalur tersebut dalam rute.

Pengguna dapat melihat opsi HOV ketika mencari petunjuk perjalanan. Maps juga menyediakan pengaturan untuk memprioritaskan rute yang memiliki jalur HOV di wilayah yang mendukung fitur tersebut.

Namun, fitur ini tidak otomatis relevan untuk semua pengguna di setiap negara karena penerapan jalur HOV bergantung pada kondisi jalan dan wilayah.

6. Lihat perubahan tempat dari masa lalu

Street View bukan hanya berguna untuk melihat kondisi jalan saat ini. Pada lokasi tertentu, pengguna juga dapat melihat koleksi gambar dari periode berbeda.

Caranya dengan mengaktifkan layer Street View, mencari lokasi yang diinginkan, kemudian memilih opsi untuk melihat tanggal lainnya jika tersedia.

Fitur ini memungkinkan pengguna melihat bagaimana sebuah jalan, rumah, atau kawasan berubah dari waktu ke waktu.

7. Reservasi restoran langsung dari Maps

Mencari restoran sekaligus memesan meja juga dapat dilakukan melalui Google Maps untuk restoran yang bekerja sama dengan mitra pemesanan.

Setelah menemukan restoran, pengguna dapat melihat apakah tersedia tombol “Reserve”. Jika tersedia, proses reservasi dapat dilanjutkan dari Maps tanpa harus mencari layanan pemesanan secara terpisah.

Ketersediaan fitur ini bergantung pada restoran dan mitra pemesanan di wilayah masing-masing.

8. Buat daftar tempat bersama teman

Rencana jalan-jalan bersama teman sering berakhir dengan perdebatan menentukan tujuan. Google Maps menyediakan fitur Lists untuk membantu menyusun pilihan tersebut.

Pengguna dapat menyimpan tempat ke dalam daftar dan membagikannya kepada orang lain. Untuk rencana kelompok, daftar tersebut juga dapat dibuat kolaboratif sehingga anggota bisa menambahkan tempat dan memberikan suara menggunakan emoji.

Fitur ini dapat mempermudah penyusunan itinerary ketika banyak orang terlibat dalam satu perjalanan.

9. Temukan pintu masuk gedung

Mencari pintu masuk sebuah gedung besar terkadang sama sulitnya dengan menemukan lokasinya. Google Maps memiliki fitur arrival guidance untuk membantu pengguna dalam situasi tersebut.

Maps dapat menyoroti pintu masuk, menunjukkan area parkir di sekitar, dan membantu pengguna melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki setelah kendaraan diparkir.

Fitur semacam ini sangat berguna ketika mendatangi kompleks atau bangunan yang memiliki banyak akses masuk.

10. Intip perjalanan dengan Immersive View

Sebelum berangkat, pengguna dapat memanfaatkan Immersive View untuk melihat gambaran lokasi atau rute tertentu dalam tampilan yang lebih realistis.

Google menyebut fitur tersebut dapat membantu pengguna melihat stadion, taman, dan sejumlah lokasi dalam tampilan 3D. Pada rute yang didukung, pengguna juga dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi lalu lintas, cuaca, area parkir, hingga tikungan yang kompleks.

Fitur ini dapat berguna bagi wisatawan yang ingin mengenali medan sebelum benar-benar tiba di lokasi.

Google Maps kini berkembang jauh melampaui fungsi dasar sebagai aplikasi penunjuk jalan. Integrasi Gemini, AR, Street View, Lists, hingga Immersive View membuat Maps dapat digunakan untuk mencari ide perjalanan, memilih tempat makan, menyusun rencana bersama teman, dan mengenali lokasi yang belum familiar.

Meski demikian, tidak semua fitur tersedia di setiap wilayah atau perangkat. Google menyebut ketersediaan dan fungsi sejumlah kemampuan Maps dapat berbeda berdasarkan negara, bahasa, perangkat, maupun layanan yang digunakan.

Karena itu, pengguna sebaiknya mengecek fitur yang tersedia pada aplikasi Google Maps masing-masing. Bagi pengguna di Indonesia, integrasi Ask Maps dengan Gemini menjadi salah satu fitur yang patut dicoba karena telah resmi tersedia dalam bahasa Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |