Zat Besi, B12, dan Folat Penting untuk Perempuan

10 hours ago 7

Zat Besi, B12, dan Folat Penting untuk Perempuan Foto ilustrasi sumber zat besi. / Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Zat besi, vitamin B12, dan folat dinilai menjadi tiga zat gizi penting bagi kesehatan perempuan karena berperan dalam imunitas, keseimbangan hormon, kesuburan, hingga kesehatan secara keseluruhan. Kekurangan zat gizi ini dalam jangka panjang dapat memicu gangguan serius yang kerap muncul secara perlahan tanpa disadari.

Ahli patologi dan hematopatologi Dr. Kamlesh Prajapti dari Agilus Diagnostics menyebut gejala kekurangan zat gizi sering kali merayap dan baru dikenali ketika aktivitas harian sudah terganggu.

"Kekhawatiran yang sebenarnya adalah bahwa gejalanya merayap perlahan dan pada saat mereka dikenali, kehidupan sehari-hari sudah terpengaruh," kata Dr. Prajapti sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times, Sabtu (7/2/2026).

Zat Besi

Dr. Prajapti menjelaskan zat besi berperan dalam pembentukan hemoglobin pada sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika kadar zat besi rendah, tubuh dapat mengalami kelelahan berkepanjangan, sesak napas, pusing, penurunan kapasitas kerja, hingga infeksi berulang.

"Itulah mengapa saat kadar zat besi rendah sering muncul kelelahan terus-menerus, sesak napas, pusing, berkurangnya kapasitas kerja, atau infeksi berulang," katanya.

Apabila tidak ditangani, defisiensi zat besi dapat memicu gangguan menstruasi tidak teratur, masalah kehamilan, hambatan pemulihan pascamelahirkan, rambut rontok, kulit pucat, serta kelelahan kronis.

Untuk memenuhi kebutuhan zat besi, ia merekomendasikan konsumsi bayam, kacang-kacangan, biji-bijian, gula aren, kurma, daging merah, dan kuning telur. Penyerapan zat besi dapat dioptimalkan dengan asupan vitamin C dari jeruk dan tomat.

Vitamin B12

Vitamin B12 berperan menjaga kesehatan saraf, mendukung fungsi otak, membantu pembentukan sel darah merah, serta sintesis DNA. Kekurangannya dapat ditandai dengan kelelahan berkepanjangan, kesemutan pada tangan atau kaki, gangguan konsentrasi, dan perubahan suasana hati. Sumber vitamin B12 antara lain susu, yogurt, keju, telur, ikan, dan daging.

Folat (Vitamin B9)

Folat atau vitamin B9 memiliki peran penting sebelum dan selama kehamilan karena mendukung pertumbuhan dan perbaikan sel, membantu mengurangi risiko kelainan perkembangan, serta menjaga imunitas dan kesehatan secara umum.

Kecukupan folat selama masa prakehamilan dan kehamilan dapat menurunkan risiko cacat lahir pada janin. Sebaliknya, defisiensi folat meningkatkan risiko anemia dan menurunkan daya tahan tubuh.

Sumber folat dapat diperoleh dari sayuran hijau tua seperti brokoli dan asparagus, alpukat, jeruk, kacang tanah, kacang lentil, serta biji-bijian utuh. Pemenuhan tiga zat gizi penting ini menjadi langkah preventif menjaga kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada masa reproduksi dan kehamilan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |